IHSG Sesi I Melemah ke 6.517, Asing Buru Saham BBRI dan KOTA
IHSG melemah tipis ke 6.517 pada sesi pertama, namun investor asing tetap memborong saham BBRI, KOTA, dan ADRO senilai ratusan miliar rupiah.

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis 0,01% atau 0,88 poin ke level 6.517 pada penutupan sesi pertama perdagangan, Senin (31/8). Meski indeks terkoreksi, investor asing justru mencatatkan pembelian bersih atau net buy senilai Rp183,56 miliar sepanjang sesi tersebut.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi incaran utama asing dengan nilai transaksi beli mencapai Rp163,99 miliar. Di posisi berikutnya, saham PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) diborong senilai Rp83,62 miliar, disusul PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan nilai beli Rp53,88 miliar.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi sesi pertama mencapai 26,362 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,39 juta kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp10,32 triliun, sementara kapitalisasi pasar menyentuh Rp11.444 triliun.
Dari sisi arah saham, sebanyak 392 saham ditutup naik, 229 saham melemah, dan 166 saham stagnan sepanjang sesi pertama.
Meski indeks utama berakhir merah, tujuh dari sebelas sektor di BEI justru bergerak di zona hijau. Sektor industri tercatat tumbuh paling kencang dengan kenaikan 1,8% secara sektoral.
Penguatan sektor industri terlihat pada saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 0,94% ke Rp24.225. Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ikut terkerek 2,04% ke Rp100, sementara PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melesat 2,59% ke level 1.385.
Berbanding terbalik dengan industri, sektor bahan baku khususnya emas justru tertekan. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 2,22% ke level 3.090, PT Bumi Resources Tbk (BRMS) terkoreksi 4% ke Rp720, dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) merosot 4,32% ke level 1.330.
Dari sisi likuiditas, saham KOTA tercatat paling banyak diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp581,83 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp360,03 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp316,6 miliar.
Bursa saham di kawasan Asia turut kompak melemah hingga siang ini. Indeks Nikkei Jepang turun 0,63% ke level 65.989, sementara Hang Seng terkoreksi 0,71% ke posisi 25.402.
Kospi Korea Selatan tercatat melemah lebih dalam sebesar 1,55% ke level 6.683, disusul Shanghai Composite yang berkurang 0,2% ke angka 3.944.
Di jajaran top gainer, saham KOTA memimpin dengan kenaikan 25,47% ke Rp202. Saham PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) naik 24,82% ke Rp880, dan PT Astra Graphia Tbk (ASGR) bertambah 9,09% ke Rp2.280.
Sementara itu, daftar top loser sesi pertama diisi PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang turun 5,58% ke Rp2.200, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) melemah 4,32% ke Rp1.330, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terkoreksi 4% ke Rp720.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bursa Efek Indonesia (BEI), dan ihsg hari ini dengan mengeklik tautan.

Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.