iklan periskop
Pasar Modal

IHSG Naik 1,26% ke 6.482 di Sesi I, Selasa (18/8)

IHSG melesat 1,26% ke 6.482,57 pada sesi I perdagangan Selasa, ditopang sektor energi hingga infrastruktur dengan transaksi capai Rp8,17 triliun.

2 hari yang lalu · 2 mnt baca
ihsg, saham, bei
Ilustrasi pergerakan saham pada perdagangan hari ini di MainHall Bursa Efek Indonesia (BEI),Rabu (4/2). Periskop/Maria Jessica
Ukuran teks
Sedang

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,26% ke level 6.482,57 pada sesi I perdagangan, Selasa (18/8/2026). Penguatan ini melanjutkan tren positif sejak pembukaan pasar pagi tadi.

Data dari BEI via RTI Business menunjukkan, kenaikan IHSG ditopang mayoritas indeks sektoral. Sektor energi, infrastruktur, barang baku, barang konsumer primer, transportasi, dan perindustrian tercatat menghijau siang ini.

Total volume perdagangan saham siang ini mencapai 19,97 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi tembus Rp8,17 triliun. Tercatat 397 saham menguat, 218 saham melemah, dan 178 saham stagnan sepanjang sesi I.

Penguatan IHSG turut ditopang kinerja sejumlah emiten di jajaran LQ45. Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan 10,08% ke Rp2.130 per saham.

Posisi kedua ditempati PT Indika Energy Tbk (INDY) yang naik 6,25% ke Rp2.720 per saham. Sementara PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melengkapi tiga besar top gainers LQ45 dengan kenaikan 3,00% ke Rp206 per saham.

Di sisi lain, tidak semua saham LQ45 ikut menghijau. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) tercatat sebagai top loser dengan koreksi 1,68% ke Rp7.300 per saham.

PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) juga melemah 0,76% ke Rp650 per saham. Adapun PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun tipis 0,33% ke Rp3.050 per saham, melengkapi daftar top losers LQ45 siang ini.

Pergerakan IHSG hari ini melanjutkan tren pembukaan pasar yang sudah melonjak sejak pagi. IHSG sempat dibuka di level 6.473, dengan top gainers LQ45 kala itu diisi INDY, ISAT, dan MEDC.

Sepekan sebelumnya, IHSG sempat terkoreksi tipis ke level 6.401. Data net buy dan net sell asing selama sepekan tersebut menjadi salah satu indikator yang dipantau pelaku pasar untuk membaca arah pergerakan bursa.

Dengan penguatan 1,26% di sesi I, IHSG kembali menunjukkan momentum positif dibanding pekan lalu. Pelaku pasar masih akan memantau kelanjutan pergerakan indeks pada sesi II perdagangan hari ini.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bursa Efek Indonesia (BEI), ihsg hari ini, dan Penutupan IHSG Hari Ini dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.