banner-sheroes-yoga
Pasar Modal

Asing Net Sell Rp337 Miliar, IHSG Tertahan Awal Pekan

IHSG tertahan usai investor asing lepas saham senilai Rp337,44 miliar, di tengah pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menkeu baru.

IHSG
Karyawan melintas di depan layar yang emnampilkan pergerakan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Periskop.id/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Investor asing kembali membukukan aksi jual bersih di pasar saham Indonesia pada perdagangan Senin (14/9). Nilai net sell tercatat Rp337,44 miliar di seluruh pasar, menahan laju penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Tekanan jual asing tersebut ikut membayangi pergerakan indeks sepanjang hari. IHSG bahkan sempat anjlok ke level terendah 6.371,39 sebelum berhasil mempersempit pelemahan menjelang penutupan perdagangan.

Indeks akhirnya ditutup di level 6.534,69, turun tipis 0,10% dibanding perdagangan sebelumnya. Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) baru turut menjadi sentimen yang membantu IHSG menahan penurunan lebih dalam.

Selain tekanan jual asing, pergerakan IHSG juga dibayangi kekhawatiran pelaku pasar terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Fed, dalam rapat yang dijadwalkan berlangsung September 2026.

Dari sisi sektoral, mayoritas indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami koreksi. Sektor kesehatan mencatat penurunan terdalam sebesar 2,95%, disusul sektor energi yang melemah 1,65%.

Sektor infrastruktur turun 1,45%, barang baku terkoreksi 1,41%, dan barang konsumer nonprimer melemah 1,19%. Sektor transportasi turun 0,85%, teknologi melemah 0,77%, sementara properti dan real estate tergerus 0,56%.

Barang konsumer primer juga ikut melemah meski tipis, hanya terkoreksi 0,04%. Di tengah pelemahan mayoritas sektor tersebut, hanya sektor keuangan dan perindustrian yang mampu menguat, masing-masing naik 0,55% dan 0,45%.

Aktivitas perdagangan saham di BEI tercatat cukup ramai pada awal pekan ini. Total volume transaksi mencapai 34,45 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp17,64 triliun.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 429 saham ditutup melemah, 219 saham menguat, sedangkan 141 saham lainnya stagnan tanpa perubahan harga.

Berdasarkan data pasar, sepuluh saham paling banyak dilepas investor asing dipimpin PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan nilai net sell Rp209,32 miliar. Posisi kedua ditempati PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp169,29 miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp153,83 miliar.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turut dilepas asing senilai Rp102,68 miliar, sementara PT Timah Tbk (TINS) mencatat net sell Rp56,61 miliar. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dijual asing senilai Rp45,74 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar Rp36,55 miliar.

Deretan saham lain yang masuk daftar net sell terbesar yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) senilai Rp30,3 miliar, PT Indosat Tbk (ISAT) sebesar Rp22,82 miliar, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) senilai Rp22,3 miliar.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Net Foreign Sell, dan Penutupan IHSG Hari Ini dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.