iklan periskop
Saham

BEI Resmi Luncurkan Lima ETF Emas, Ini Daftarnya

BEI resmi meluncurkan lima ETF emas dari lima manajer investasi, bertepatan dengan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia.

8 jam yang lalu · 2 mnt baca
BEI Resmi Luncurkan Lima ETF Emas, Ini Daftarnya
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym/am.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan lima instrumen exchange traded fund (ETF) berbasis emas pada Senin (10/8). Peluncuran ini bertepatan dengan perayaan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia.

Lima manajer investasi ambil bagian dalam peluncuran ini, yaitu PT Trimegah Asset Management, PT BRI Manajemen Investasi, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT Syailendra Capital, dan PT Indo Premier Investment Management. Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat menjelaskan, kehadiran ETF emas menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem bulion nasional lewat integrasi pasar modal dengan industri bulion.

"ETF emas diharapkan menjadi alternatif instrumen investasi baru bagi investor pasar modal Indonesia," ujar Samsul dalam seremoni peluncuran ETF emas di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/8).

Samsul menerangkan, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga self regulatory organization (SRO), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion, serta pelaku industri pasar modal Indonesia secara luas. Kolaborasi tersebut diklaim mampu mendukung pendalaman pasar keuangan nasional.

Menurutnya, seluruh proses pembentukan ETF emas berjalan dalam satu ekosistem. Prosesnya dimulai dari penyediaan emas fisik sebagai aset dasar, pencatatan electronic gold receipt (EGR) di KSEI sebagai representasi kepemilikan emas secara elektronik, hingga perdagangan unit penyertaan ETF emas di BEI.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut, peluncuran ETF emas menandai perluasan pasar bulion sekaligus pendalaman pasar secara terintegrasi. Kehadiran instrumen ini juga dinilai membuka akses investasi yang lebih inklusif bagi pasar modal Indonesia.

Kelima produk ETF emas yang dirilis punya harga perdana berbeda. Trimegah Syariah ETF Emas berkode XTRA dibuka pada Rp248 per unit, sementara Mandiri ETF Emas berkode XMES dipatok Rp757 per unit.

Sementara itu, BRI MI Gold ETF Syariah berkode XDES dan Syailendra ETF Sharia Gold berkode XSGO sama-sama mematok harga perdana Rp1.000 per unit. Adapun Premier ETF Gold Sharia Indonesia berkode XGLD dibuka dengan harga Rp256 per unit.

Friderica menambahkan, seluruh produk ETF emas ini sudah mendapat kesesuaian prinsip syariah berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 163/DSN-MUI/VII/202 tentang Exchange Traded Fund Syariah Emas.

"Kita melihat ETF emas ini menawarkan kepraktisan dan juga likuid karena diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, perluasan pasar, investasi inklusif sesuai prinsip harga, dan juga ini merupakan salah satu investasi yang safe haven," tegas Friderica.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Otoritas Jasa Keuangan / OJK, dan ETF dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.