Sepak Bola

Romano Floriani, Cicit Mussolini yang Cetak Debut Mulus di Serie A

Cicit Benito Mussolini, Romano Floriani, tampil impresif saat debut bersama Lazio kontra Bologna meski sempat diteriaki sebutan 'Duce' oleh suporter.

2 jam yang lalu · 2 mnt baca
Romano Floriani, Cicit Mussolini yang Cetak Debut Mulus di Serie A
Romano Floriani Mussolini. Instagram/@romanoflorianimussolini
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Lazio menurunkan Romano Floriani Mussolini untuk pertama kalinya di tim senior saat melawat ke markas Bologna pada laga perdana Serie A. Floriani, yang merupakan cicit dari diktator fasis Benito Mussolini, masuk menggantikan Adam Marusic yang cedera akibat benturan dengan pemain lawan.

Bek berusia 23 tahun itu diturunkan pada menit ke-19 sebagai bek kanan. Ia sempat mendapat kartu kuning hanya tiga menit setelah masuk lapangan, namun penampilannya secara keseluruhan dinilai impresif oleh Soccerway dengan skor 8,0.

Sejumlah fans Lazio sempat meneriakkan kata "Duce" ketika Floriani tampil di lapangan, sebutan yang merujuk pada peran Benito Mussolini sebagai diktator fasis Italia. Hal itu dilaporkan TalkSport dalam laga Lazio kontra Bologna di Stadion Renato Dell'Ara, akhir pekan lalu.

Terlepas dari sorotan atas nama besar keluarganya, catatan statistik Floriani terbilang solid untuk ukuran debutan. Ia berhasil memenangi dua dari tiga duel dengan pemain lawan sepanjang pertandingan.

Selain unggul dalam duel, Floriani juga mencatatkan akurasi umpan sebesar 92%. Performa itu turut membantu Lazio meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bologna.

Debut tersebut menjadi momen penting bagi karier Floriani. Ia telah bergabung dengan akademi Lazio sejak usia 13 tahun pada 2016, dan kini akhirnya menembus skuad utama.

Nama keluarga Floriani sempat menjadi beban tersendiri dalam perjalanan kariernya di sepak bola. Hubungannya dengan sosok diktator fasis Benito Mussolini pernah mengancam kelancaran kariernya di dunia sepak bola.

Pada 2019, manajemen Lazio pernah mengambil jarak dari sebagian kelompok suporter yang membentangkan spanduk berisi pujian terhadap sosok Mussolini. Insiden itu menunjukkan sensitivitas isu tersebut di lingkungan klub.

Benito Mussolini dikenal sebagai pendiri gerakan fasisme di Italia sebelum menjabat sebagai perdana menteri pada 1922. Ia memimpin Italia hingga digulingkan pada 1943 setelah menjalin aliansi dengan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Warisan sejarah kelam itu masih membayangi keturunannya hingga kini, termasuk saat Floriani mulai meniti karier di level tim senior. Meski begitu, penampilan debutnya di Serie A menunjukkan bahwa ia mampu tampil lepas dari tekanan tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Serie A dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.