Periskop.id - Memiliki tim olahraga selama ini identik dengan kalangan super kaya, terutama di liga populer seperti NFL dan NBA, yang kini menempatkan nilai setiap franchise di atas US$3 miliar. 

Namun daftar tahunan Forbes, Kamis (12/3), tentang pemilik tim olahraga terkaya di dunia pada 2026 menunjukkan bahwa pintu ke dunia kepemilikan klub elite tidak hanya datang dari liga Amerika Serikat, tetapi juga dari sepak bola Eropa yang terus naik pamor secara komersial. 

Dalam daftar terbaru itu, nama konglomerat Indonesia Budi Hartono ikut masuk sebagai salah satu pemilik tim olahraga terkaya dunia.

Posisi teratas dalam daftar tahun ini ditempati Bernard Arnault, pengusaha Prancis berusia 77 tahun yang memiliki kekayaan sekitar US$171 miliar. Arnault berada di peringkat ketujuh dalam daftar miliarder dunia Forbes 2026.

Ia mengendalikan klub sepak bola Paris FC melalui perusahaan holding keluarganya setelah membeli saham mayoritas pada 2024 dengan valuasi sekitar US$100 juta. Nilai klub itu hanya sekitar 0,06% dari total kekayaannya saat ini.

Masuknya Arnault ke puncak daftar juga dipengaruhi oleh perubahan klasifikasi. Dalam pemeringkatan tahunan tersebut, Forbes hanya menghitung kepemilikan mayoritas di liga olahraga besar tertentu, termasuk Ligue 1 Prancis. 

Saat Arnault membeli Paris FC, klub itu masih bermain di Ligue 2 sehingga CEO dan chairman LVMH tersebut belum masuk daftar. Paris FC baru menjadi bagian dari perhitungan setelah promosi ke liga utama pada 2025 usai finis di posisi kedua.

Arnault kini unggul sekitar US$45 miliar dari Steve Ballmer, pemilik Los Angeles Clippers sekaligus mantan CEO Microsoft, yang selama dua tahun terakhir memegang gelar pemilik tim olahraga terkaya di dunia. 

Kekayaan Ballmer kini sekitar US$126 miliar. Namun ia justru turun ke posisi ketiga tahun ini. Salah satu penyebabnya adalah performa saham Microsoft yang tidak stabil selama 12 bulan terakhir. 

Nilai saham perusahaan sempat mencapai rekor tertinggi pada Oktober, tetapi kemudian turun sekitar 25% akibat biaya tinggi dan tekanan kompetisi di tengah ledakan kecerdasan buatan yang memengaruhi industri perangkat lunak.

Posisi kedua kini ditempati Rob Walton, pemilik Denver Broncos dan pewaris Walmart, dengan kekayaan US$146 miliar. Angka itu naik 33% dari US$110 miliar pada tahun sebelumnya.

Total Kekayaan Para Pemilik Tim Melonjak Tajam

Secara keseluruhan, 25 pemilik tim olahraga terkaya di dunia kini memiliki total kekayaan gabungan mencapai US$903 miliar. Nilai ini melonjak 49% dibanding daftar 2025 yang sebesar US$607 miliar.

Untuk pertama kalinya, seluruh 25 orang dalam daftar tersebut mempunyai kekayaan lebih dari US$10 miliar. Posisi terbawah ditempati pemilik Atlanta Falcons, Arthur Blank, dengan kekayaan US$11,1 miliar.

Forbes menilai kondisi ini menunjukkan munculnya generasi baru pemilik tim olahraga. Banyak dari mereka lebih dulu meraih miliaran dolar dari sektor lain sebelum masuk ke dunia olahraga, bukan semata karena membeli tim dengan harga murah beberapa dekade lalu, kemudian menikmati kenaikan valuasinya.

Meski NFL masih menjadi liga olahraga paling bernilai di dunia, banyak timnya tetap dimiliki keluarga lama sehingga hanya delapan pemilik NFL yang masuk daftar. NBA menyusul dengan tujuh pemilik. Sementara itu, cabang olahraga yang paling banyak diwakili adalah sepak bola. Ada 13 pemilik klub sepak bola dari tujuh liga berbeda yang masuk daftar tersebut.

Komersialisasi sepak bola kini menjadi semakin relevan bagi para miliarder global, terutama menjelang tahun Piala Dunia. Meski begitu, empat pemilik dari Major League Soccer yakni David Tepper, Stanley Kroenke, Robert Kraft, dan Arthur Blank juga memiliki tim NFL yang jauh lebih bernilai.

Dominasi Multi Klub dan Ekspansi Lintas Cabang Olahraga

Stanley Kroenke mungkin menjadi contoh paling jelas dari kerajaan olahraga modern. Dengan kekayaan US$22,2 miliar, ia memiliki Los Angeles Rams, Denver Nuggets, Colorado Avalanche, Colorado Rapids, Arsenal FC, dan Arsenal Women FC. 

Dalam lima tahun terakhir, kerajaannya memenangkan gelar di NBA, NFL, dan NHL. Pada Februari, Arsenal Women FC menambah koleksi trofi dengan menjuarai FIFA Women’s Champions Cup. 

Di sisi lain, tim pria Arsenal saat ini memimpin klasemen Premier League dan mengincar gelar pertama sejak 2004.

Nama Indonesia Ikut Masuk Lewat Como 1907

Daftar Forbes 2026 juga menghadirkan tiga nama baru selain Bernard Arnault. Salah satunya adalah konglomerat Indonesia Budi Hartono, yang memiliki klub sepak bola Italia Como 1907 bersama saudaranya Michael Hartono. 

Dua nama baru lain adalah Peter Mallouk yang menjadi pemilik baru klub MLS Sporting Kansas City, serta Dan Friedkin yang memiliki Everton di Premier League dan AS Roma di Serie A.

Masuknya nama Hartono bersaudara membuat Indonesia ikut tercatat dalam peta kepemilikan klub olahraga elite dunia versi Forbes.

Budi Hartono memiliki kekayaan US$19,6 miliar, sedangkan Michael Hartono memiliki kekayaan US$18,9 miliar. Keduanya berasal dari Indonesia dan memperoleh kekayaan dari sektor perbankan serta tembakau.

Sebelum aktor Rob McElhenney dan Ryan Reynolds membeli klub Inggris Wrexham dan mengubahnya menjadi fenomena televisi melalui kisah promosi beruntun, Hartono bersaudara telah lebih dulu menempuh jalur serupa di Italia. Keluarga Hartono membangun kekayaan dari bisnis tembakau sebelum kemudian berinvestasi di Bank Central Asia.

Mereka membeli Como pada 2019 saat klub itu masih bermain di Serie D Italia. Sejak saat itu, klub tersebut berhasil naik kasta tiga kali hingga promosi ke Serie A pada 2024. Setelah finis di posisi ke 10 pada musim pertamanya di kasta tertinggi, Como kini berada di posisi keempat musim ini.

Kehadiran Como di papan atas Serie A menjadi salah satu cerita menarik dari daftar tahun ini, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pembicaraan global soal investasi olahraga.

Di bawah Hartono bersaudara, Como 1907 menjadi bukti bahwa investasi jangka panjang bisa mengubah klub kecil menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan. 

Dari Serie D ke Serie A hanya dalam beberapa tahun, Como kini menjadi salah satu kisah pertumbuhan paling menonjol di sepak bola Italia. Fakta bahwa pemiliknya berasal dari Indonesia menjadi nilai tambah tersendiri dalam narasi olahraga global.

Daftar Lengkap 25 Pemilik Tim Olahraga Terkaya Dunia versi Forbes 2026

Berikut 25 nama dalam daftar miliarder dunia Forbes 2026 yang tercatat sebagai pemilik tim olahraga terkaya:

NoNamaKekayaan BersihTim Olahraga
1Bernard ArnaultUS$171 miliarParis FC
2Rob WaltonUS$146 miliarDenver Broncos
3Steve BallmerUS$126 miliarLos Angeles Clippers
4Miriam AdelsonUS$37,5 miliarDallas Mavericks
5Idan OferUS$34,6 miliarFC Famalicão
6Robert PeraUS$31,7 miliarMemphis Grizzlies
7Henry SamueliUS$30,8 miliarAnaheim Ducks
8François PinaultUS$29,5 miliarStade Rennais FC
9Daniel GilbertUS$27,9 miliarCleveland Cavaliers
10David TepperUS$23,7 miliarCarolina Panthers, Charlotte FC
11Steve CohenUS$23 miliarNew York Mets
12Stanley KroenkeUS$22,2 miliarLos Angeles Rams, Denver Nuggets, Colorado Avalanche, Colorado Rapids, Arsenal FC, Arsenal Women FC
13Jerry JonesUS$20,3 miliarDallas Cowboys
14Budi Hartono & Michael HartonoUS$19,6 miliar & US$18,9 miliarComo 1907
15Philip AnschutzUS$19,4 miliarLos Angeles Kings, LA Galaxy
16Stephen RossUS$17 miliarMiami Dolphins
17Anders Holch PovlsenUS$16,9 miliarFC Midtjylland
18Peter MalloukUS$16,1 miliarSporting Kansas City
19Shahid KhanUS$15 miliarJacksonville Jaguars, Fulham FC
20Robert KraftUS$13,8 miliarNew England Patriots, New England Revolution
21Hasso PlattnerUS$13,8 miliarSan Jose Sharks
22Joseph TsaiUS$13,3 miliarBrooklyn Nets, New York Liberty
23Tilman FertittaUS$11,7 miliarHouston Rockets
24Dan FriedkinUS$11,4 miliarEverton FC, AS Roma
25Arthur BlankUS$11,1 miliarAtlanta Falcons, Atlanta United