Bisnis

Danantara Suntik Rp456 Miliar ke Adhi Karya Selamatkan LRT City

Danantara menyuntik dana Rp456 miliar ke Adhi Karya lewat penyertaan modal untuk merampungkan proyek Apartemen LRT City yang mangkrak sejak 2025.

1 hari yang lalu · 2 mnt baca
Danantara
Ilustrasi - Wisma Danantara Indonesia, Jakarta. dok. Danantara
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Danantara Indonesia bakal mengucurkan dana Rp456 miliar ke PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk merampungkan proyek Apartemen LRT City yang mangkrak. Suntikan dana ini disiapkan demi memulihkan hak lebih dari 2.000 konsumen yang belum mendapat kepastian soal unit hunian yang sudah mereka beli.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menegaskan, dana penyehatan tersebut akan disalurkan lewat skema penyertaan modal. Ia menyebutkan skema ini dipilih agar proyek bisa segera dituntaskan secara menyeluruh.

"Akan ada bentuknya equity injection untuk penyelesaian. Saya membutuhkan penyelesaian itu Rp456 miliar," kata Dony kepada awak media dalam agenda Danantara Housing Expo di Jakarta, Jumat (28/8).

Dony menegaskan komitmen penuh Danantara untuk membereskan persoalan itu. Menurutnya, korporasi tidak boleh merugikan masyarakat luas lewat proyek yang terbengkalai.

Ia mengaku sudah memanggil langsung jajaran manajemen Adhi Karya selaku pengembang proyek. Dony memerintahkan tegas agar hak-hak pembeli tidak dikorbankan.

"Bayangkan orang menyisakan uangnya, menempatkan uangnya, itu uang tabungannya. Apalagi itu uang rumah pertama. Itu dzalim namanya," ujar Dony.

Proyek Apartemen LRT City digarap anak usaha Adhi Karya, yakni PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Dua proyek yang kini mangkrak, LRT City Ciracas dan LRT City Tebet, sebenarnya sudah berdiri hingga tahap tutup atap.

Meski struktur bangunan sudah rampung, pengerjaan interior dan fasilitas pendukung di kedua proyek itu terhenti total sejak periode setelah Lebaran 2025. Kondisi berbeda terjadi di LRT City Cibubur, yang bahkan belum memasuki tahap pembangunan fisik sama sekali dan lahannya masih berupa area kosong.

Berdasarkan data internal ADCP, sekitar 2.400 konsumen hingga kini belum menerima unit apartemen yang telah mereka beli. Padahal, sebagian besar pembeli sebelumnya sudah dijanjikan serah terima unit pada rentang 2023 hingga 2024.

"Yakinlah sama saya, pasti akan saya bereskan. Kita akan selesaikan kurang lebih untuk menyelesaikan 2 ribu sekian saudara-saudara kita yang sudah membayar itu. Tidak boleh orang terdzalimi dengan hal-hal begitu," ujar Dony.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai dony oskaria, Danantara Indonesia, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), dan LRT dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.