iklan periskop
Ekonomi

ESDM dan PLN Salurkan Bantuan Listrik untuk Ratusan Keluarga Prasejahtera di Minahasa

Pemerintah bersama PLN terus memperluas akses listrik nasional melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang hingga September 2025 telah menjangkau lebih dari 135 ribu ru...

9 bulan yang lalu · 2 mnt baca
INDEF Desak Pemerintah Ulang Diskon Listrik PLN untuk Dorong Daya Beli
Ilustrasi Petugas PT PLN (Persero) sedang memasang daya listrik. Foto/Dokumentasi: ANTARA/HO-PLN.
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Pemerintah terus memperluas akses listrik nasional melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), yang hingga September 2025 telah menjangkau lebih dari 135 ribu rumah tangga. Terbaru, Kementerian ESDM bersama PLN menyalurkan bantuan serupa kepada 112 keluarga prasejahtera di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa langkah ini sangat penting untuk memastikan kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan energi di seluruh pelosok Tanah Air.

“Sekali lagi saya perintahkan, agar 2029 sampai 2030, semua desa, semua kelurahan, sudah harus ada listrik. Tidak boleh lagi kita biarkan anak-anak kita. Masa depan bangsa, tidak merasakan fasilitas yang layak untuk mereka bisa sekolah baik, bisa kesehatan baik, ya kemudian bisa ekonominya baik. Agar nelayan yang bisa juga menangkap ikan dan hasilnya bisa terjaga dan bisa dijual dengan harga yang baik," ujar Bahlil dalam keterangannya, Jumat (31/10).

Secara nasional, realisasi program BPBL tahun 2024 mencapai 155.429 rumah tangga. Sementara itu, hingga September 2025, sebanyak 135.482 rumah tangga telah menerima sambungan listrik dari target 215.000 rumah tangga pada akhir tahun.

Adapun hingga Semester I tahun 2025, Rasio Elektrifikasi nasional mencapai 98,53 persen. Artinya, hampir seluruh rumah tangga di Indonesia telah menikmati listrik, meskipun masih ada sekitar 1,47% rumah tangga yang belum berlistrik, terutama di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Daerah-daerah 3T ini menjadi prioritas utama Pemerintah untuk membangun infrastruktur kelistrikan.

“Maka dalam momen kesempatan yang berbahagia ini, saya meminta kepada Dirjen EBTKE dan Dirjen Listrik dan PLN. Anggarannya sudah ada. Saya minta prioritaskan semua daerah-daerah 3T. Selesaikan dulu," tegas Bahlil.

Di sisi lain, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN untuk mendukung penuh program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang diinisiasi Kementerian ESDM sebagai wujud pemerataan akses energi dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bapak Bahlil Lahadalia telah menegaskan agar tidak ada lagi masyarakat yang hidup dalam kegelapan. PLN memastikan seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat menikmati listrik sebagai hak dasar,” ujar Darmawan.

Menurutnya, BPBL menjadi solusi bagi masyarakat prasejahtera yang belum mampu melakukan pasang baru meskipun jaringan listrik sudah tersedia. Program ini menjembatani kesenjangan antara ketersediaan infrastruktur dan kemampuan masyarakat.

“PLN siap all out menyukseskan BPBL. Kami pastikan seluruh proses berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran. Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi fondasi untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Darmawan.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai PLN, PT PLN (Persero), meme bahlil, Bahlil Lahadalia, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.