Periskop.id - Bank Mandiri menyambut positif kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan. Langkah itu dinilai berkontribusi nyata pada penguatan likuiditas perbankan sekaligus mendorong fungsi intermediasi yang lebih optimal dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyebutkan, penempatan dana SAL mencerminkan sinergi yang solid antara pemerintah dan perbankan dalam menjaga ketahanan sektor keuangan sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Keuangan yang menempatkan dana SAL di Bank Mandiri. Dana SAL menjadi bagian dari ekosistem penggerak ekonomi negeri yang kontribusinya dirasakan secara langsung dalam mendukung pertumbuhan kredit dan kebutuhan masyarakat," ujar Riduan dalam keterangan resmi, Sabtu (27/6).

Riduan juga menegaskan, kolaborasi erat dengan pemerintah menjadi fondasi penting dalam memperkuat efektivitas kebijakan fiskal. Ia menyebut sinergi ini turut mengoptimalkan penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif.

"Kolaborasi tersebut semakin memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk terus menjalankan perannya dalam menyalurkan pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan kepada sektor yang mendukung ekonomi kerakyatan," katanya.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menguraikan, kehadiran dana SAL memberikan dampak positif yang terukur pada struktur pendanaan perseroan, termasuk efisiensi biaya dana yang secara langsung memperluas kapasitas penyaluran kredit.

Ke depan, Bank Mandiri tetap memprioritaskan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang solid. Strategi ini ditopang penghimpunan dana murah yang berkelanjutan melalui penguatan ekosistem dan akselerasi digital sebagai fondasi struktur pendanaan yang kuat.

Dari sisi proyeksi kredit, perseroan memperkirakan pertumbuhan yang sejalan dengan laju industri hingga akhir tahun. Fungsi intermediasi akan dioptimalkan secara selektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin.

Novita menyebut, penyaluran kredit Bank Mandiri akan memfokuskan perhatian pada segmen UMKM yang memegang peranan besar dalam menggerakkan perekonomian nasional.

"Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset secara disiplin, Bank Mandiri siap memberikan kontribusi positif dalam mendukung agenda prioritas pemerintah," pungkas Novita.