Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah masih menunda pemberian insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV), baik untuk mobil maupun sepeda motor. 

‎Kepastian jadwal pemberian insentif tersebut masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

‎Purbaya mengungkapkan, dirinya belum memperoleh informasi terbaru terkait alasan mundurnya jadwal pemberian insentif EV, yang sebelumnya direncanakan bergulir pada Juni 2026, kemudian diundur ke Juli, dan belakangan disebut berpotensi kembali mundur ke Agustus.

‎"Mungkin bersiap-siap, dia (Airlangga) belum bicara sama saya. Saya ingat saya sih waktu itu udah satu bulan Mungkin perlu satu bulan lagi," kata Purbaya kepada media, Jakarta, Senin (29/6). 

‎Namun demikian, Purbaya belum dapat memastikan apakah insentif kendaraan listrik akan mulai diberlakukan pada Juli 2026 atau kembali mengalami penundaan. Menurutnya, pemerintah masih perlu melakukan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut. 

‎"Nggak, saya mesti komunikasi dengan Pak Airlangga dulu," tambah dia. 

‎Sebagai informasi, setelah sempat dijadwalkan berlaku pada Juni 2026 dan kemudian diundur ke Juli 2026, implementasi insentif tersebut kini kembali ditunda hingga Agustus 2026.

‎Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan penundaan dilakukan karena pemerintah masih melakukan kajian lebih lanjut terkait skema dan pelaksanaan insentif tersebut.

‎"Iya ditunda lagi sementara dikaji dulu," kata Airlangga kepada media, Jakarta, Senin (22/6).