iklan periskop
Hukum

Menteri PKP Datangi KPK, Konsultasi Lahan Meikarta Jadi Rusun Subsidi

Menteri PKP Maruarar Sirait tiba di Gedung KPK untuk membahas lahan Meikarta. Ia memilih irit bicara sebelum bertemu pimpinan lembaga antirasuah.

6 bulan yang lalu · 1 mnt baca
Menteri PKP Maruarar Sirait tiba di Gedung KPK
Menteri PKP Maruarar Sirait tiba di Gedung KPK untuk audiensi terkait pemanfaatan lahan di Meikarta, Rabu (21/1/2026). Foto oleh Periskop/Rachel Farahdiba R
Ukuran teks
Sedang

periskop.id- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengunjungi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menerima audiensi terkait pemanfaatan lahan Meikarta.

Berdasarkan pantauan Periskop, Maruarar tiba di Gedung KPK pukul 10.55 WIB. Ia tiba didampingi sejumlah pejabat PKP. Namun, ia enggan memberikan pernyataan sebelum audiensi bersama KPK.

“Nanti pas balik ya,” kata Maruarar kepada wartawan, di Gedung KPK, Rabu (21/1).

Berdasarkan informasi yang diterima, Maruarar akan melakukan audiensi bersama Wakil Ketua KPK Johanis Tanak.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi kunjungan Maruarar di KPK tersebut.

“Betul, hari ini terjadwal Pimpinan KPK menerima audiensi Pak Menteri PKP bersama jajaran. Diantaranya akan membahas pemanfaatan lahan  Meikarta yang rencananya digunakan untuk Rusun Bersubsidi,” kata Budi, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1).

Budi menyampaikan, pihaknya akan mendukung inisiatif ini untuk mencegah risiko tindak pidana korupsi.

“KPK tentunya mendukung inisiatif positif ini, agar kita bisa memitigasi risiko korupsi dengan mengoptimalkan aspek pencegahan serta fungsi koordinasi supervisi KPK. Sehingga pemanfaatkan aset untuk kemaslahatan masyarakat menjadi lebih nyata dan optimal,” tutur Budi.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Maruarar Sirait, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Meikarta dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.