Periskop.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah segera memastikan arah kebijakan moneter setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI). Kepastian tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha dan pasar di tengah tekanan ekonomi global.
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengatakan dunia usaha masih mengambil sikap menunggu sambil melihat arah kebijakan BI di bawah kepemimpinan baru. Menurutnya, proses transisi di bank sentral perlu berjalan cepat agar tidak memunculkan ketidakpastian tambahan.
"Yang penting sekarang adalah kepastian. Kepastian arah kebijakan moneter ini sangat penting agar kita bisa menghadapi berbagai tantangan yang ada, apalagi di tengah ketidakpastian global dan dinamika perdagangan internasional," ujar Shinta di kantor Apindo, Selasa (28/7).
Shinta menjelaskan stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi menjadi perhatian utama dunia usaha. Ia menyebut sekitar 70% bahan baku industri nasional masih bergantung pada impor yang sebagian besar menggunakan dolar Amerika Serikat (AS).
Menurut Shinta, perubahan nilai tukar rupiah dapat berdampak langsung terhadap biaya produksi perusahaan. Kondisi tersebut dinilai membuat pelaku usaha membutuhkan kepastian kebijakan moneter untuk menjaga perencanaan bisnis.
Ia juga memperkirakan pelaku pasar akan melakukan penilaian ulang terhadap proses pergantian kepemimpinan di BI. Shinta menilai kepastian mengenai gubernur definitif diperlukan untuk mempertahankan kepercayaan investor dan pelaku usaha.
Meski begitu, Shinta mengatakan kepemimpinan sementara oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti tidak menjadi kekhawatiran besar bagi dunia usaha. Menurutnya, Destry memiliki pengalaman dan rekam jejak yang baik sebagai bagian dari dewan gubernur BI.
"Untuk sementara Bu Destry, kita sudah tahu kinerjanya dan beliau melanjutkan apa yang sudah dilakukan selama ini, jadi kita tidak perlu khawatir. Namun, dengan kondisi yang ada tentunya perlu kepastian yang lebih cepat," kata Shinta.
Senada dengan Shinta, Ketua Komite Analisis Kebijakan Ekonomi Apindo Aviliani menilai kesinambungan kebijakan perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan gubernur BI berikutnya. Ia menyebut Destry memahami arah kebijakan yang sebelumnya dibangun bersama Perry Warjiyo.
"Kalau melihat Destry Damayanti, sebaiknya memang bisa berkelanjutan. Selama ini banyak kebijakan baru dari Pak Perry juga disusun bersama deputi gubernur senior. Kalau dilanjutkan oleh beliau (Destry), prosesnya akan lebih mulus," kata Aviliani.
Aviliani menambahkan keberlanjutan kepemimpinan BI juga diperlukan untuk menjaga koordinasi antara kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil. Menurutnya, sinergi antar kebijakan dapat mendukung stabilitas ekonomi dan menciptakan iklim usaha yang kondusif
Tinggalkan Komentar
Komentar