Periskop.id - Aktor senior Zainal Abidin, yang akrab disapa Diding Boneng, meninggal dunia di usia 76 tahun. Ia mengembuskan napas terakhir setelah bertahun-tahun berjuang melawan asma akut.

Kabar duka ini pertama kali diketahui publik lewat unggahan di akun Instagram Sanggar Perkasa. Pihak sanggar menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus mengapresiasi dedikasi almarhum yang selama ini membagikan ilmu dan pengalaman teater kepada anak-anak didiknya.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Keluarga besar Sanggar Perkasa ikut sujud cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya opa Diding. Terima kasih atas segala ilmu, pengalaman, semangat, dan inspirasi yang telah oppa Diding berikan kepada anak-anak Sanggar Perkasa," kata akun Sanggar Perkasa dalam unggahan di Instagram, Senin (3/8).

Sanggar yang selama ini menaungi kegiatan teater anak-anak itu menegaskan, jasa dan ilmu Diding akan terus melekat dalam perjalanan karya para muridnya. Doa juga dipanjatkan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT.

"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Selamat jalan Bung Diding," tulis Sanggar Perkasa.

Kepergian Diding turut memicu gelombang duka dari warganet yang mengenangnya sebagai aktor sekaligus komedian senior yang berdedikasi tinggi pada dunia teater.

Diding lahir di Jakarta pada 3 Maret 1950. Kariernya di panggung teater dimulai sejak 1973, dan ia kerap menjadi juara dalam berbagai festival teater remaja pada masa itu.

Hingga menjelang wafat, Diding tetap aktif berteater dan bahkan mendirikan sejumlah komunitas teater di wilayah Jakarta Timur.

Debutnya di dunia perfilman terjadi pada 1980 lewat film Tiga Dara Mencari Cinta. Namanya kemudian dikenal luas berkat perannya dalam serial televisi Rumah Masa Depan yang tayang pada 1983 hingga 1986.

Popularitas Diding melejit setelah ia membintangi beberapa film bersama grup lawak Warkop DKI. Gigi tonggos yang menjadi ciri khasnya membuat ia lekat dengan julukan Diding Boneng, muncul dalam judul-judul seperti Godain Kita Dong, Mana Bisa Tahan, hingga Pencet Sana Pencet Sini.

Salah satu karya terbarunya adalah film Badarawuhi di Desa Penari yang dirilis pada 2024, di mana ia berperan sebagai Mbah Buyut.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini," tutup Sanggar Perkasa.