Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia telah mencapai swasembada pangan dalam waktu singkat. Menurutnya, capaian itu menjadi fondasi utama untuk memperkuat ketahanan nasional di tengah ketidakpastian dunia.

Prabowo mengatakan keberhasilan tersebut membuat Indonesia lebih siap menghadapi dinamika geopolitik global. Ia menilai ketersediaan pangan menjadi faktor paling mendasar bagi keberlangsungan sebuah negara.

“Paling dasar, Anda sudah tahu kalau saya bicara udah berapa puluh tahun pasti saya bicara masalah pangan, masalah perut. Karena ini pelajaran ribuan tahun sejarah. Alhamdulillah kita sudah capai dalam waktu yang singkat ketahanan pangan, swasembada pangan,” jelas Presiden dalam taklimat pada pertemuan dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).

Menurut Presiden, pencapaian swasembada pangan merupakan hasil perjuangan panjang bangsa Indonesia. Keberhasilan itu juga dinilai menjadi bekal penting untuk menjaga ketahanan nasional saat kondisi global terus berubah.

Ia menjelaskan, ketersediaan pangan membuat Indonesia memiliki rasa percaya diri lebih besar dalam menghadapi berbagai tantangan internasional. Kondisi tersebut disebut mampu memperkuat keyakinan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ini yang membuat kita percaya diri, confident. Apapun terjadi, kita yakin, kita bisa jamin makan untuk bangsa Indonesia,” tuturnya.

Selain menyoroti sektor pangan, Presiden juga mengingatkan dampak konflik yang masih berlangsung di berbagai belahan dunia. Menurutnya, perang dan ketegangan internasional tidak hanya memengaruhi negara yang terlibat, tetapi juga berdampak terhadap stabilitas harga pangan dan energi di banyak negara.

Ia mencontohkan perang di Ukraina serta meningkatnya ketegangan di kawasan ASEAN sebagai bagian dari dinamika geopolitik yang perlu diwaspadai. Dampak konflik tersebut, menurut Presiden, turut dirasakan Indonesia melalui perubahan harga pangan hingga bahan bakar.

“Mingkin perang Ukraina lebih lama dari perang dunia kedua juga. Jutaan sudah korban dan kita baru mengerti bahwa perang di satu bagian dari bumi kita punya pengaruh ke mana-mana, kepada harga pangan, harga BBM, dan sebagainya,” pungkasnya.

Swasembada pangan diposisikan pemerintah sebagai fondasi menghadapi ketidakpastian global. Berdasarkan pernyataan Presiden, pencapaian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus menjamin terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat.