Periskop.id - BAIC Indonesia resmi memasarkan BAIC T1, mobil listrik hatchback crossover dengan kabin lega dan sederet teknologi pintar. Model ini merupakan turunan dari sub-brand premium BAIC Group asal China, Arcfox, yang sebelumnya dipasarkan dengan nama Arcfox T1.

Meski berganti nama untuk pasar Indonesia, BAIC T1 disebut tetap mempertahankan karakter premium, kualitas manufaktur, serta teknologi khas Arcfox. Kendaraan ini dirancang khusus untuk kebutuhan mobilitas perkotaan dengan dimensi yang diklaim optimal di kelasnya.

Dari sisi ukuran, BAIC T1 memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm dengan wheelbase 2.770 mm. BAIC mengklaim angka tersebut menjadi salah satu yang terpanjang di kelasnya, sehingga ruang kaki dan ruang kepala penumpang jadi lebih lega.

Ground clearance BAIC T1 mencapai 181 mm, yang diklaim sesuai kondisi jalan di Indonesia dan mampu menerjang genangan air hingga 50 cm. Tampilan eksteriornya turut diperkuat dengan penggunaan pelek berdiameter 18 inci.

Bagian kabin BAIC T1 dirancang mengutamakan kenyamanan dan fleksibilitas, dengan 32 ruang penyimpanan yang terdiri dari tujuh phone holder dan lima kait multifungsi. Kenyamanan berkendara juga didukung panoramic sky roof seluas 2,34 meter persegi lengkap dengan electric sunshade.

Di sektor teknologi, BAIC T1 dibekali layar infotainment berukuran besar, panel instrumen digital, konektivitas smartphone, hingga pembaruan perangkat lunak lewat sistem over-the-air (OTA). Untuk keselamatan, mobil ini mengusung 12 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dirancang membantu pengemudi dalam berbagai kondisi jalan.

Soal performa, BAIC T1 memakai baterai berkapasitas 42,3 kWh dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 425 kilometer berdasarkan standar CLTC. Pengisian daya cepat lewat DC Fast Charging memungkinkan baterai terisi dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 25 menit.

BAIC T1 juga dilengkapi Automatic Parking Assist yang memungkinkan kendaraan parkir secara otomatis, fitur yang berguna terutama di area parkir sempit atau padat. Ada pula teknologi Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging yang memungkinkan mobil berbagi daya dengan kendaraan listrik lain.

Selain itu, fitur Vehicle-to-Load (V2L) berkapasitas hingga 3.500 watt turut disematkan sehingga kendaraan bisa difungsikan sebagai sumber listrik portabel, mulai dari perlengkapan berkemah hingga kebutuhan darurat. Kenyamanan kabin diperkuat sistem audio enam speaker serta teknologi Soundproof Cabin dengan tingkat peredaman suara hingga 85%.

Untuk layanan purna jual, PT JIO Distribusi Indonesia memberikan garansi kendaraan selama enam tahun atau 160.000 kilometer, garansi baterai delapan tahun atau 160.000 kilometer, serta servis gratis selama empat tahun atau 80.000 kilometer.

BAIC Indonesia menargetkan penjualan 1.000 unit BAIC T1 hingga akhir 2026, dengan target meraih pangsa pasar 16% di segmen Medium Hatchback EV. Sebelum diperkenalkan lebih luas pada GIIAS 2026, perusahaan membuka program pre-booking BAIC T1 pada 9-30 Juli 2026.

Konsumen yang melakukan pre-booking pada periode tersebut berhak atas sejumlah keuntungan eksklusif, mulai dari suku bunga khusus 1,68% (MTF), booking fee Rp5.000.000 yang 100% dapat dikembalikan, hingga portable charger dan dash cam gratis. BAIC juga menyertakan program undian berhadiah mobil gratis bagi peserta pre-booking, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.