Periskop.id - Zikir dan doa kebangsaan digelar di Lapangan Monumen Nasional pada Sabtu (1/8/2026) sore. Bagi warga yang beraktivitas di sekitar Jakarta Pusat, penting mengetahui rekayasa lalu lintas yang berlaku supaya perjalanan tidak terhambat.

Acara berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB di kawasan Monas. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bersama petugas gabungan akan mengamankan sekaligus mengatur arus kendaraan secara situasional selama kegiatan berlangsung.

Pengaturan lalu lintas ini menyesuaikan kondisi lapangan demi menjaga kelancaran kendaraan di sekitar lokasi. Warga yang berencana melintasi kawasan Monas pada jam tersebut ada baiknya menyiapkan rute alternatif lebih awal.

Kenapa Ada Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Monas?

Ditlantas Polda Metro Jaya memperkirakan bakal terjadi kepadatan di sejumlah ruas jalan sekitar Monas seiring tingginya mobilitas masyarakat yang menuju lokasi acara. Kondisi ini disampaikan melalui situs resmi Korlantas Polri yang dikutip pada Sabtu (1/8/2026).

Karena itu, masyarakat yang berniat hadir dalam kegiatan zikir dan doa kebangsaan diimbau menggunakan transportasi umum. Langkah ini diharapkan bisa mengurangi volume kendaraan pribadi yang menumpuk di area sekitar Monas.

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta turut menyarankan agar pengguna jalan menghindari kepadatan di lokasi tersebut. Mereka merekomendasikan pengendara memanfaatkan rute alternatif yang sudah disiapkan.

Rute Alternatif dari Arah Utara

Bagi pengendara yang datang dari arah utara menuju Tugu Tani, ada dua opsi jalur yang bisa dipilih. Dari Harmoni menuju arah timur atau Tugu Tani, pengendara dapat melintasi Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Medan Merdeka Timur, hingga Jalan M.I Ridwan Rais.

Sementara itu, rute dari Harmoni menuju arah timur atau Stasiun Gambir bisa ditempuh lewat Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Cideng Timur, Jalan Jati Baru Raya, Jalan Kebon Sirih, hingga Jalan M.I. Ridwan Rais.

Rute Alternatif dari Arah Selatan

Pengendara yang berasal dari Bundaran HI menuju arah utara atau Harmoni juga punya dua pilihan jalur. Rute pertama melewati Jalan M.H. Thamrin, Jalan K.H. Wahid Hasyim, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Cideng Timur, Jalan Jati Baru Raya, Jalan Abdul Muis, hingga Jalan Majapahit.

Opsi kedua bisa ditempuh lewat Jalan M.H. Thamrin, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis, hingga Jalan Majapahit. Kedua rute ini bisa jadi alternatif kalau jalur utama menuju Monas terpantau padat.

Warga yang ingin menghadiri zikir dan doa kebangsaan di Monas sebaiknya mempertimbangkan naik transportasi umum sejak awal. Selain membantu mengurai kepadatan, langkah ini juga memudahkan mobilitas selama acara berlangsung hingga malam hari.