Pabrik BYD Senilai Rp11,7 Triliun di Subang Siap Diresmikan
BYD Indonesia mengundang media untuk meliput peresmian pabrik senilai Rp11,7 triliun di Subang yang bakal dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan pabrik BYD Indonesia di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis (9/8). Kepastian jadwal ini tertuang dalam undangan resmi yang dikirim BYD Indonesia kepada awak media.
BYD Indonesia menyebutkan, momen peresmian tersebut menandai langkah penting perusahaan asal China itu di pasar otomotif Tanah Air. Perusahaan mengundang rekan media untuk turut menyaksikan seremoni tersebut.
"Menandai momentum tersebut, kami mengundang rekan media untuk menghadiri Peresmian Pabrik BYD Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto," tulis BYD Indonesia dalam undangan yang dikutip Senin (31/8).
Pabrik tersebut berdiri di Subang Smartpolitan Industrial Park, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Nilai investasinya mencapai Rp11,7 triliun dengan luas lahan 126 hektare.
BYD memastikan proses pembangunan fasilitas perakitan kendaraan energi baru itu sudah rampung. Kehadiran pabrik ini disebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia.
"Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang BYD di Indonesia, kami telah menyelesaikan pembangunan fasilitas perakitan kendaraan energi baru di Kabupaten Subang, Jawa Barat, di area seluas 126 hektare," tulis BYD.
Fasilitas produksi ini, menurut BYD, bakal jadi penanda penting bagi pertumbuhan industri kendaraan elektrifikasi nasional. Selain memperkuat rantai manufaktur otomotif dalam negeri, kehadiran pabrik ini diharapkan membuka lapangan kerja baru sekaligus mendorong tumbuhnya industri lokal pendukung.
"Kehadiran fasilitas ini menjadi tonggak bersejarah dalam perjalanan BYD mendukung pengembangan industri kendaraan elektrifikasi, memperkuat ekosistem manufaktur otomotif nasional, membuka peluang bagi penyerapan tenaga kerja baru, serta mengembangkan kesempatan bagi pertumbuhan industri lokal," tulis BYD dalam pernyataannya.
Selain menggarap sektor manufaktur, BYD juga terus memperluas jaringan penjualan dan layanan purnajual di berbagai wilayah Indonesia. Perluasan ini sejalan dengan strategi perusahaan memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik domestik.
Perusahaan asal China itu mengklaim kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap merek BYD terus meningkat. Salah satu indikatornya terlihat dari rencana penyerahan unit kendaraan ke-100 ribu BYD di Indonesia dalam waktu dekat.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, BYD Indonesia, dan BYD dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.