Rusia Gempur Pelabuhan Strategis Ukraina, Jalur Logistik Militer Lumpuh
Kementerian Pertahanan Rusia melancarkan serangan presisi tinggi yang menghancurkan fasilitas pelabuhan dan pasokan bahan bakar militer Ukraina di Odessa.

Periskop.id - Rusia melancarkan serangan udara berskala besar yang menargetkan kawasan pelabuhan Ukraina pada Minggu (23/8) malam waktu setempat.
Serangan tersebut difokuskan untuk memutus jalur pasokan kargo militer yang ditujukan bagi tentara Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa operasi tersebut menggunakan kombinasi senjata berpemandu presisi dan pesawat tanpa awak. Langkah strategis ini dinilai berhasil mengganggu operasional logistik musuh di kawasan pesisir.
"Tadi malam, Angkatan Bersenjata Rusia melancarkan serangan terhadap pelabuhan-pelabuhan Ukraina dan kapal-kapal laut yang terlibat dalam pengiriman kargo militer untuk tentara Ukraina," ungkap laporan resmi Kementerian Pertahanan Rusia.
Laporan resmi itu juga membeberkan bahwa fasilitas pusat logistik di Pelabuhan Yuzhny, Wilayah Odessa, menjadi sasaran utama penggempuran. Sedikitnya 10 gudang penyimpanan material militer dilaporkan hancur akibat gempuran tersebut.
Infrastruktur pelabuhan yang berfungsi sebagai area pembongkaran serta penyimpanan barang-barang logistik militer ikut lumpuh. Serangan terkordinasi ini menyasar titik-titik vital yang menyokong pergerakan pasukan darat Ukraina.
Sebuah kapal tanker pembawa bahan bakar dan pelumas untuk militer Ukraina juga tidak luput dari tembakan rudal.
Kapal yang baru saja menyelesaikan proses pengiriman tersebut mengalami kerusakan parah di area dermaga Pelabuhan Yuzhny.
Selain menyasar kapal, sebanyak lima tangki penyimpanan bahan bakar skala besar di kompleks gudang pelabuhan turut dihancurkan.
Kehancuran tangki-tangki ini dinilai melumpuhkan cadangan energi taktis tentara Ukraina di wilayah selatan.
Dampak serangan beruntun ini meluas hingga ke sektor penyedia daya listrik kawasan industri pelabuhan. Jaringan pasokan energi utama dilaporkan padam total sesaat setelah gempuran terjadi.
Gardu induk PS-330 Adzhalik yang berjarak 28 km di sebelah barat laut Odessa menjadi target kelumpuhan sistem energi tersebut.
Gardu listrik ini merupakan penyalur utama arus daya yang menopang seluruh aktivitas operasional Pelabuhan Yuzhny.
Operasi militer melintasi batas wilayah Odessa ini menjadi salah satu penyerangan infrastruktur maritim paling masif dalam beberapa bulan terakhir.
Pemilihan target fasilitas pendukung dianggap sebagai strategi efektif untuk melemahkan daya tempur garis depan musuh.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai rusia, Ukraina, dan perang dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.