Periskop.id - Sebanyak 190 jabatan Kapolres di seluruh Indonesia resmi dirotasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo per 25 Juni 2026. Pergantian ini merupakan bagian dari mutasi besar-besaran Polri yang menyentuh lebih dari seribu personel perwira secara serentak.
Seluruh rotasi Kapolres tersebut dituangkan dalam tujuh Surat Telegram yang diterbitkan pada tanggal yang sama, yakni 25 Juni 2026.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa mutasi semacam ini adalah bagian normal dari dinamika organisasi kepolisian.
Alasan Polri Lakukan Rotasi Kapolres Besar-Besaran
"Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Trunoyudo pada Jumat (26/6).
Ia menegaskan seluruh kebijakan rotasi dijalankan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja yang berlangsung secara berkelanjutan.
Rotasi 190 Kapolres ini merupakan bagian dari mutasi yang lebih besar, di mana Polri secara keseluruhan merotasi, memutasi, dan mempromosikan 1.121 personel dari kalangan perwira tinggi (Pati) maupun perwira menengah (Pamen).
Rincian 7 Surat Telegram Mutasi Polri Juni 2026
Tujuh Surat Telegram yang menjadi dasar hukum mutasi ini mencakup ST/1335/VI/KEP./2026 (74 personel), ST/1336/VI/KEP./2026 (359 personel), dan ST/1337/VI/KEP./2026 (65 personel).
Tiga telegram berikutnya adalah ST/1338/VI/KEP./2026 (174 personel), ST/1339/VI/KEP./2026 (150 personel), dan ST/1340/VI/KEP./2026 (104 personel), ditambah ST/1341/VI/KEP./2026 yang meliputi 195 personel.
Daftar Pergantian Kapolres yang Dirotasi
Di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, Kapolres Metro Jakarta Barat berpindah dari Kombes Twedi Aditya Bennyahdi kepada Kombes Nasriadi. Kapolres Metro Bekasi Kota yang sebelumnya dijabat Kombes Kusumo Wahyu Bintoro kini dipegang Kombes Putu Kholis Aryana.
Di Jawa Barat, Kapolres Tasikmalaya berganti dari AKBP Wahyu Pristha Utama ke AKBP Ade Papa Rihi, sementara Kapolres Purwakarta beralih dari AKBP I Dewa PG Anom Danujaya kepada AKBP Febri Nurzam.
Kapolresta Jambi dialihkan dari Kombes Boy Sutan Binanga Siregar ke Kombes Ananto Herlambang. Kapolresta Malang Kota berganti dari Kombes Putu Kholis Aryana ke AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno.
Di wilayah Jawa Tengah, sejumlah posisi juga berganti tangan. Kapolres Salatiga kini dijabat AKBP Jonathan David Harianthono, Kapolres Cilegon dipegang AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, dan Kapolresta Cilacap dipimpin Kombes Yovan Fatika Handhiska Aprilaya.
Beberapa posisi Kapolres lain di Jawa Tengah turut berganti, antara lain Kapolres Purbalingga (AKBP Hendry Susanto Sianipar), Kapolres Kendal (AKBP Ratna Quratul Ainy), Kapolres Semarang (AKBP Hery Dwi Purnomo), Kapolres Kudus (AKBP Wahyu Sulistyo), dan Kapolres Wonogiri (AKBP Haris Munandar Hasyim).
Harapan Polri dari Pergantian Pejabat Kapolres
Trunoyudo berharap seluruh personel yang mendapat amanah jabatan baru dapat segera menyesuaikan diri di lingkungan tugasnya masing-masing.
"Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat," kata dia.
Rotasi Kapolres ini menandai salah satu mutasi terbesar Polri pada pertengahan 2026, mencerminkan upaya institusi kepolisian untuk terus memperbarui kepemimpinan di level daerah demi pelayanan publik yang lebih optimal.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar