iklan periskop
Makro

Purbaya Jamin Anggaran Darurat Bencana NTT Rp5 Triliun

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa turun langsung ke lokasi gempa NTT dan menjamin anggaran tanggap darurat hingga Rp5 triliun siap dicairkan lewat BNPB.

5 jam yang lalu · 2 mnt baca
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Periskop.id/ Arif Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah menyiapkan anggaran tanggap darurat hingga Rp5 triliun untuk merespons bencana gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepastian itu disampaikan Purbaya saat meninjau langsung lokasi terdampak.

Purbaya menjelaskan, mekanisme pembiayaan penanganan bencana bersumber dari anggaran yang tersedia di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dana tersebut menjadi sumber pembiayaan awal untuk merespons kebutuhan di lapangan.

"BNPB itu kita sediakan cukup banyak harusnya sih, kita bisa sediakan sampai Rp5 triliun ya, tapi kita akan tunggu permintaan dari BNPB seperti apa," kata Purbaya dalam peninjauan lokasi bencana di NTT, Rabu (19/8).

Pencairan dana dalam jumlah tersebut, menurutnya, baru akan disesuaikan setelah ada permintaan resmi dari BNPB sesuai kebutuhan riil di lapangan. Purbaya menegaskan, pemerintah pusat juga akan memastikan penyaluran anggaran ke pemerintah daerah berjalan tanpa hambatan.

"Yang penting kalau ada kebutuhan daerah harus lancar penyaluran anggaran dan datanya, kita akan monitor terus," ucap Purbaya.

Dalam kunjungannya ke NTT, Purbaya mendapati masih banyak kebutuhan tenda bagi para korban yang belum terpenuhi. Ia mengaku sudah meminta BNPB segera menyediakan tambahan tenda tersebut.

Pemerintah pusat, menurutnya, akan terus mengawal proses pemulihan pascabencana. Perhatian itu termasuk menjaga perbaikan kondisi ekonomi serta kapasitas fiskal pemerintah daerah di NTT.

Bagi Purbaya, kelancaran arus anggaran ke daerah jadi kunci agar proses pemulihan tidak tersendat di tengah kebutuhan mendesak korban gempa.

Ia turut menyampaikan pesan langsung kepada kepala daerah setempat agar tidak menunda penggunaan anggaran yang sudah tersedia. Jika kebutuhan bertambah, Purbaya meminta laporan segera disampaikan ke Kementerian Keuangan.

"Saya bilang ke Pak Bupati pakai dulu yang ada itu, nanti kalau kurang lapor ke kami, nanti kami lapor ke Pak Presiden, nanti Pak Presiden pasti akan menyiapkan anggaran untuk daerah yang terkena bencana seperti apa," tegasnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Purbaya Yudhi Sadewa, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Gempa NTT, dan anggaran bencana dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.