periskop.id - BNPB memperbarui data korban terdampak bencana banjir dan longsor tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat. Data terbaru yang dihimpun BNPB, sebanyak 776 orang meninggal dunia akibat bencana ini.
Berdasarkan data resmi dari laman BNPB, per Kamis (4/12) sekitar pukul 07.10 WIB, BNPB mencatat sebanyak 776 korban meninggal dunia, 564 orang hilang, dan 2.600 orang luka-luka.
Dari data korban tersebut, secara rinci, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia berdasarkan provinsi, yaitu sebanyak 299 di Sumut, sejumlah 277 di Aceh, dan sebanyak 200 di Sumbar.
Dari setiap provinsi itu, terdapat Kabupaten/Kota yang memiliki korban meninggal dunia paling banyak. Di Sumbar, ada 147 korban meninggal dunia di Kabupaten/Kota Agam. Di sisi lain, di Aceh, tepatnya di Kabupaten/Kota Aceh Utara, ada 112 korban meninggal dunia. Sementara itu, di Sumut, tepatnya Kabupaten/Kota Tapanuli Tengah, ada 86 korban meninggal dunia.
BNPB juga mendata kerusakan pada fasilitas umum yang secara keseluruhan sebanyak 354 terdampak bencana banjir-longsor di tiga provinsi. Secara rinci, fasilitas umum yang rusak itu, yaitu 9 fasilitas kesehatan, 213 fasilitas pendidikan, 132 fasilitas peribadatan, 110 gedung atau kantor, dan 295 jembatan.
Adapun, BNPB juga mencatat rincian kerusakan fasilitas umum setiap provinsi. Provinsi Sumut sebanyak 54 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas kesehatan, 19 rumah ibadah, dan 27 jembatan mengalami kerusakan.
Sementara itu, di Provinsi Sumbar, ada 84 fasilitas pendidikan, 8 fasilitas kesehatan, 1 kantor atau gedung, 65 rumah ibadah, dan 64 jembatan mengalami kerusakan.
Di Provinsi Aceh, ada 75 fasilitas pendidikan, 99 kantor, 48 rumah ibadah, dan 204 jembatan yang tersebar di kabupaten/kota mengalami kerusakan.
Secara keseluruhan, BNPB mencatat sebanyak 10.400 rumah mengalami kerusakan. Sementara itu, ada 49 kabupaten terdampak bencana ini. terdapat 51 kabupaten yang terdampak bencana banjir-longsor tiga provinsi ini.
Tinggalkan Komentar
Komentar