periskop.id - BNPB memperbarui data korban terdampak bencana banjir dan longsor tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat. Data terbaru yang dihimpun BNPB, sebanyak 929 orang meninggal dunia akibat bencana ini.
Berdasarkan data resmi dari laman BNPB, per Senin (8/12) sekitar pukul 08.05 WIB, BNPB mencatat sebanyak 929 korban meninggal dunia, 274 orang hilang, dan 5.000 orang luka-luka.
Dari data korban tersebut, secara rinci, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia berdasarkan provinsi, yaitu sebanyak 329 di Sumut, sejumlah 366 di Aceh, dan sebanyak 234 di Sumbar.
Dari setiap provinsi itu, terdapat Kabupaten/Kota yang memiliki korban meninggal dunia paling banyak. Di Sumbar, ada 179 korban meninggal dunia di Kabupaten/Kota Agam. Di sisi lain, di Kabupaten/Kota Aceh Utara, ada 128 korban meninggal dunia. Sementara itu, di Sumut, tepatnya Kabupaten/Kota Tapanuli Tengah, ada 102 korban meninggal dunia.
BNPB juga mendata kerusakan pada fasilitas umum yang secara keseluruhan sebanyak 1.200 terdampak bencana banjir-longsor di tiga provinsi. Secara rinci, fasilitas umum yang rusak itu, yaitu 199 fasilitas kesehatan, 534 fasilitas pendidikan, 420 fasilitas ibadah, 234 gedung atau kantor, dan 405 jembatan.
Adapun, BNPB juga mencatat rincian kerusakan fasilitas umum setiap provinsi. Provinsi Sumut sebanyak 60 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas kesehatan, 19 rumah ibadah, dan 29 jembatan mengalami kerusakan.
Sementara itu, di Provinsi Sumbar, ada 216 fasilitas pendidikan, 72 fasilitas kesehatan, 29 kantor atau gedung, 200 rumah ibadah, dan 64 jembatan mengalami kerusakan.
Di Provinsi Aceh, ada 258 fasilitas pendidikan, 126 fasilitas kesehatan, 205 kantor, 201 rumah ibadah, dan 312 jembatan yang tersebar di kabupaten/kota mengalami kerusakan.
Secara keseluruhan, BNPB mencatat sebanyak 148.100 rumah mengalami kerusakan. Sementara itu, terdapat 52 kabupaten yang terdampak bencana banjir-longsor tiga provinsi ini. Adapun, jumlah pengungsi yang paling banyak berdasarkan kabupaten/kota ada di Provinsi Aceh, dengan rincian berikut Aceh Utara sejumlah 316.600 jiwa, Aceh Tamiang sejumlah 262.100 jiwa, dan Aceh Timur sebanyak 180.000 jiwa.
Tinggalkan Komentar
Komentar