periskop.id - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan parlemen akan segera melakukan koordinasi dengan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.

 

Advertisement

Hal itu dilakukan untuk membicarakan perencanaan lembaga tersebut ke depan.

 

"Saya pikir Komisi IX akan segera melakukan koordinasi untuk mengetahui planning (perencanaan) dari pimpinan BGN yang baru untuk memperbaiki dan kemudian untuk membuat tata kelola di BGN ini lebih bagus,” ucapnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/6).

 

Koordinasi antara Komisi IX dan BGN menjadi prioritas utama dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut fokus pada perbaikan sistem kerja internal lembaga.

 

Parlemen ingin memastikan nakhoda baru memiliki visi yang jelas. Cetak biru pengelolaan instansi ini harus dirancang secara matang demi hasil optimal.

 

Dasco mengapresiasi penggantian Kepala beserta Wakil Kepala BGN oleh pemerintah. Langkah responsif tersebut dinilai sebagai keputusan yang sangat tepat.

 

Menurut dia, perombakan struktural ini membuktikan pemerintah aktif mendengarkan aspirasi masyarakat. Masukan dari berbagai pihak kini telah diakomodasi dengan baik.

 

"Tentunya kami mengucapkan apresiasi dari DPR RI kepada pemerintah yang kemudian telah mendengarkan aspirasi dari masyarakat maupun penerima manfaat, juga hasil koordinasi dengan lintas kementerian dan masukan dari DPR," kata dia.

 

Sinergi lintas kementerian juga menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan ini. Aspirasi para penerima manfaat program gizi turut didengar oleh pembuat kebijakan.

 

Ia mengharapkan lembaga tersebut dapat terus berbenah melalui evaluasi total. Pelayanan publik bidang pemenuhan gizi harus semakin ditingkatkan kualitasnya.

 

Perubahan manajemen ini diharapkan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat luas. BGN dituntut bekerja lebih profesional dan akuntabel ke depan, ujarnya.

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).

 

Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

 

“Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Menteri Pras.

 

Sebagai gantinya, Presiden Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

 

Kepemimpinan baru ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi, mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, serta memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berbagai agenda peningkatan kualitas gizi masyarakat berjalan semakin efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.

 

“Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” ucap Mensesneg.