Prabowo Pastikan Klinik Bakal Hadir di Setiap Gerai Koperasi Merah Putih
Presiden Prabowo Subianto umumkan rencana klinik layanan kesehatan jarak jauh di setiap gerai Koperasi Merah Putih untuk perluas akses kesehatan masyarakat

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana menghadirkan layanan klinik kesehatan jarak jauh di setiap gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Pengumuman ini disampaikan dalam Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027.
Prabowo menjelaskan, jaringan koperasi yang tengah dibangun pemerintah akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan berbasis teknologi jarak jauh. Ia menyebut skema ini sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan hingga ke tingkat komunitas terkecil.
"Rencana kita juga di setiap gerai koperasi merah putih akan ada klinik di mana rakyat bisa dapat kesehatan layanan melalui jarak jauh," kata Prabowo dalam Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia menegaskan pentingnya pendekatan inovatif dalam menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah diakses. Prabowo menyampaikan hal ini sebagai prinsip yang mendasari berbagai terobosan kesehatan yang diumumkannya.
"Rakyat kita menuntut berharap pelayanan kesehatan secepat mungkin. Kita tidak boleh berpikir normatif. Kita harus berani berpikir inovatif," tegas Prabowo.
Rencana klinik di gerai Koperasi Merah Putih ini melengkapi rangkaian program besar sektor kesehatan yang telah dipaparkan Prabowo, mulai dari renovasi puskesmas, revitalisasi RSUD, hingga ambulans udara. Ia menempatkan jaringan koperasi sebagai salah satu titik layanan tambahan yang menjangkau langsung ke tingkat desa dan kelurahan.
Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027 ini digelar dalam rangka pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 DPR RI.

Kasus Kematian Ibu Hamil
Prabowo Subianto mengungkap, banyak kasus ibu meninggal dunia akibat harus menempuh perjalanan panjang untuk melahirkan. Pengungkapan ini disampaikan dalam Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027.
Prabowo menegaskan negara harus hadir lebih dekat dengan tempat tinggal masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan dasar. Ia menyampaikan hal ini sebagai prinsip yang mendasari sejumlah rencana besar di sektor kesehatan.
"Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup," kata Prabowo dalam Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia mengungkap laporan yang diterimanya soal kasus kematian ibu melahirkan akibat jarak tempuh yang terlalu jauh menuju fasilitas kesehatan. Prabowo merinci durasi perjalanan yang harus ditempuh sejumlah ibu hamil dalam kondisi darurat.
"Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh jalan tujuh jam sampai sembilan jam pada saat melahirkan. Pada saat sudah waktu mau pecah harus sembilan jam karena tidak ada jalan yang baik, karena jembatan tidak bagus. Akhirnya banyak ibu-ibu meninggal," ujar Prabowo.
Ia menegaskan kondisi tersebut terjadi bukan hanya di wilayah yang sangat terpencil, melainkan juga di daerah yang relatif dekat dengan pusat pemerintahan. Prabowo menyoroti hal ini sebagai kondisi yang tidak seharusnya terjadi.
"Di daerah-daerah yang tidak jauh dari ibu kota," tegas Prabowo.
Ia menegaskan perlunya terobosan inovatif untuk mengatasi persoalan tersebut, di luar pendekatan konvensional pembangunan jalan dan jembatan. Prabowo menyebut ambulans udara dan tim dokter terbang sebagai salah satu solusi yang tengah dipertimbangkan.
"Untuk itu kita harus mencari terobosan inovatif, salah satu jalan adalah ambulans udara, bahkan nanti juga tim dokter terbang," papar Prabowo.
Pengungkapan kasus ini disampaikan Prabowo sebagai latar belakang dari rencana besar pemerintah menghadirkan layanan evakuasi medis udara. Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027 ini digelar dalam rangka pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 DPR RI.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, RAPBN 2027, dan Nota Keuangan dengan mengeklik tautan.







Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.