Aksi Demo BEM UI Ditutup Lagu "Di Udara" ERK
Sorakan "rakyat bersatu" dan lantunan Di Udara menutup demonstrasi mahasiswa di kawasan Dukuh Atas, Selasa sore, tanpa satu pun insiden kekerasan.

Periskop.id - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyudahi unjuk rasa di kawasan Dukuh Atas, Selasa (18/8), lewat cara yang tak lazim. Massa aksi membubarkan diri sambil melantunkan lagu Di Udara milik band Efek Rumah Kaca.
Lagu tersebut diputar dari mobil komando ketika barisan mahasiswa mulai meninggalkan titik aksi.
"Rakyat bersatu, tak bisa dikalahkan," teriak massa aksi dalam pembubaran demonstrasi di kawasan Dukuh Atas, Selasa (18/8).
Sorakan penyemangat itu bersahutan di sela lagu yang mengalun. Pantauan Periskop.id mencatat momen tersebut berlangsung sekitar pukul 18.10 WIB.
Peserta yang masih bertahan di lokasi ikut bernyanyi secara kompak. Suara massa menyatu dengan lagu yang terus diputar sampai barisan bergerak menjauh.
Satu pemandangan lain menyita perhatian di ujung aksi. Seorang peserta berdiri di atas mobil komando sambil mengangkat sebuah poster.
Gambar Andrie Yunus terpampang pada poster tersebut. Poster itu tetap terangkat selama massa membubarkan diri.
Berdasarkan pantauan Periskop.id, seluruh rangkaian pembubaran berjalan tertib. Tidak ada tindakan kekerasan sampai massa benar-benar meninggalkan lokasi.
Pola penutupan aksi semacam ini tergolong tak biasa. Mahasiswa justru mengakhiri demonstrasi lewat nyanyian bersama, bukan lewat gesekan di lapangan.
"Menyiram air keras ke aktivis adalah cara pengecut melawan keberanian," demikian tulisan pada poster yang diangkat massa aksi.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Demo Hari Ini, Universitas Indonesia (UI), dan BEM UI dengan mengeklik tautan.







Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.