Nasional

Anggaran BGN Rp240 Triliun, 97% untuk Program MBG

BGN alokasikan Rp240 triliun dari RAPBN 2026. Sebanyak 97% anggaran dipakai untuk program MBG dan 3% selebihnya untuk operasional.

4 jam yang lalu · 2 mnt baca
Anggaran BGN Rp240 Triliun, 97% untuk Program MBG
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan alokasi anggaran sebesar Rp240 triliun yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sudah mencakup kebutuhan operasional BGN.

Sudaryono menyebut dari total anggaran tersebut, sekitar 97% dialokasikan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sudah ini dong, Rp240 triliun itu sudah termasuk anggaran untuk operasional BGN-nya. Jadi kalau nggak salah yang jadi yang dialokasikan untuk sekitar 97%-nya adalah untuk makan, untuk program makannya," kata Sudaryono kepada media, Jakarta, Jumat (28/8).

Sementara itu, ia bilang, sekitar 3% dari total anggaran atau sekitar Rp6 triliun dialokasikan untuk kebutuhan operasional BGN. Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk fungsi pengawasan, monitoring, serta pembayaran gaji pegawai yang mendukung pelaksanaan program MBG.

"Jadi untuk operasional BGN sendiri sebetulnya hanya sekitar 3% dari anggaran itu,kalau 3 kali Rp240 sekitar 6T lah, 6 koma sekian lah," jelasnya.

Sudaryono menjelaskan, anggaran operasional tersebut juga mencakup pembayaran gaji kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saat ini, jumlah kepala SPPG yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mencapai lebih dari 30.000 orang.

Dia menegaskan, berdasarkan rencana BGN, porsi anggaran yang secara khusus dikonversi untuk pelaksanaan program MBG mencapai sekitar 97% dari total Rp240 triliun.

"Jadi yang dipakai untuk Rp240 triliun itu yang dipakai secara rencana kita mau konversi menjadi MBG itu adalah 97% x Rp240 triliun," tutup Sudaryono.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Badan Gizi Nasional (BGN), dan MBG dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.