Periskop.id – Pembalap muda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Gian Muhammad Gibran, kembali menunjukkan potensinya di Pertamina Mandalika Racing Series 2026. Gibran memenangi Race 1 kelas Indonesia Junior Talent Cup 150cc U-15 pada putaran ketiga yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Sabtu (25/7).
Kemenangan bersama RX One Media RXT Honda itu menjadi podium tertinggi kedua secara beruntun bagi Gibran. Sebelumnya, ia juga keluar sebagai juara Race 2 IJTC pada putaran kedua MRS 2026 yang berlangsung Juni lalu.
"Alhamdulillah, terima kasih untuk semua yang sudah mendukung," kata Gibran seusai balapan.
Hasil tersebut sekaligus memperkuat kemunculan pembalap lokal NTB dalam persaingan balap motor nasional. Selain Gibran, daerah itu memiliki Aldiaz Aqsal Ismaya yang memenangi Superpole kelas National Sport 150 pada putaran kedua serta Arai Agaska yang tampil di kelas Supersport 600.
Menyerang pada Lap Terakhir
Gibran tidak langsung memaksakan diri memimpin sejak awal perlombaan. Ia memilih bertahan dalam kelompok depan sambil menjaga ritme dan memanfaatkan pembalap lain untuk mengurangi terpaan angin di lintasan.
Pembalap muda itu baru meningkatkan tekanan menjelang akhir balapan. Strategi tersebut membantunya melewati persaingan ketat melawan puluhan pembalap dari berbagai daerah hingga menjadi yang pertama mencapai garis finis.
"Strateginya menjaga posisi di belakang pembalap lainnya untuk menghindari angin kosong, karena angin cukup kencang," katanya.
Kemenangan ini memperlihatkan perkembangan Gibran setelah mendapatkan podium pertamanya dalam MRS 2026 pada putaran kedua. Saat itu, ia berhasil menghentikan rentetan kemenangan Resky Yusuf Hermawan yang sebelumnya mendominasi Race 1 IJTC.
Gibran kini membidik hasil serupa pada Race 2. Namun, ia menyadari persaingan akan kembali berlangsung ketat karena para pembalap dan tim memiliki kesempatan mengevaluasi hasil balapan pertama.
"Saya berharap warga memberikan dukungan dan doa, supaya pada race kedua bisa meraih podium juga," katanya.
Diikuti 107 Pembalap
Pertamina Mandalika Racing Series putaran ketiga berlangsung pada 24 hingga 26 Juli 2026. Sebanyak 107 pembalap mengikuti enam kelas yang terdiri atas empat kategori Kejuaraan Nasional dan dua kelas pendukung.
Empat kategori Kejurnas meliputi National Sport 150, National Sport 250, Supersport 600, serta Indonesia Junior Talent Cup U-15. Adapun kelas pendukung terdiri atas Underbone 150 dan Junior Sport 250 U-18.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association Ananda Mikola mengatakan, besarnya jumlah peserta menunjukkan antusiasme pembalap dan tim terhadap kompetisi tersebut. "Total peserta ajang MRS 2026 ini sebanyak 107 pembalap," serunya.
Khusus kelas IJTC, terdapat 30 pembalap muda yang bersaing menggunakan sepeda motor 150cc. Kelas tersebut dirancang sebagai salah satu jalur pembinaan bagi pembalap berusia di bawah 15 tahun sebelum melangkah menuju kompetisi yang lebih tinggi.
Pada putaran ketiga, penyelenggara juga menerapkan sistem kualifikasi Q1 dan Q2 untuk kelas IJTC serta National Sport 250. Sebanyak 10 pembalap tercepat dari gabungan sesi latihan bebas langsung masuk Q2, sedangkan pembalap peringkat ke-11 dan seterusnya harus memperebutkan lima tempat tambahan melalui Q1.
Sistem tersebut lazim digunakan dalam kejuaraan internasional. Penerapannya di MRS ditujukan agar pembalap Indonesia terbiasa memahami regulasi, tekanan kompetisi, dan strategi kualifikasi sebelum tampil di level Asia maupun dunia.
Jadi Persiapan Menuju ARRC
Putaran ketiga MRS juga menjadi salah satu persiapan pembalap Indonesia sebelum Asia Road Racing Championship atau ARRC digelar di Sirkuit Mandalika pada 7 sampai 9 Agustus 2026. Sejumlah peserta MRS dijadwalkan mengikuti kejuaraan Asia tersebut.
CEO PRIDE Motorsport Eddy Saputra menyebut MRS tidak hanya menjadi arena perebutan podium. Setiap putaran juga digunakan untuk memberikan edukasi mengenai regulasi internasional kepada pembalap, terutama peserta kelas junior.
MRS 2026 dijadwalkan berlangsung dalam lima putaran di Sirkuit Mandalika. Kompetisi tersebut diposisikan sebagai jalur pembinaan berjenjang untuk menemukan sekaligus mempersiapkan pembalap muda Indonesia menuju ajang internasional.
Pada putaran kedua, kelas IJTC diikuti 32 pembalap. Resky Yusuf Hermawan memenangi Race 1, sedangkan Gibran merebut kemenangan pada Race 2. Hasil tersebut membuat nama Gibran mulai diperhitungkan dalam persaingan pembalap junior nasional.
Dengan kemenangan terbaru pada Race 1 putaran ketiga, Gibran kini telah mengoleksi dua podium tertinggi dari dua balapan terakhir IJTC. Race 2 akan menjadi ujian berikutnya untuk melihat apakah pembalap muda NTB itu mampu mempertahankan konsistensinya di hadapan publik sendiri.
Tinggalkan Komentar
Komentar