Periskop.id – PT Hyundai Motors Indonesia menetapkan harga baru yang lebih rendah untuk seluruh varian STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X. Penyesuaian tersebut berlaku permanen mulai GIIAS 2026, bukan sekadar potongan harga selama pameran berlangsung.
STARGAZER Cartenz kini dibanderol mulai Rp241,4 juta hingga Rp318 juta. Sementara STARGAZER Cartenz X dipasarkan dalam rentang Rp350 juta sampai Rp385 juta dengan status on the road Jakarta. Sebelumnya, varian termurah Cartenz berada di kisaran Rp270 juta, sedangkan Cartenz X dimulai sekitar Rp362 juta.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, penurunan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas jangkauan STARGAZER di pasar keluarga Indonesia.
"Kami memperkenalkan harga baru untuk lini Stargazer Cartenz agar semakin mudah dijangkau oleh pelanggan Indonesia. Yang terpenting, ini bukan merupakan penawaran promosi sementara, melainkan penyesuaian harga permanen yang mencerminkan komitmen jangka panjang Hyundai terhadap Indonesia," ujarnya.
Harga STARGAZER Cartenz Mulai Rp241,4 Juta
Pada lini STARGAZER Cartenz, varian Trend MT menjadi tipe termurah dengan harga Rp241,4 juta. Trend IVT dijual Rp256,4 juta, sedangkan Style IVT dibanderol Rp271,2 juta.
Varian Smart Non-HSS IVT dipasarkan Rp285 juta dan Smart HSS IVT Rp295 juta. Adapun Prime Non-HSS IVT dijual Rp308 juta, sementara Prime HSS IVT menjadi tipe tertinggi dengan harga Rp318 juta.
Konsumen yang memilih konfigurasi captain seat perlu menambah Rp3,5 juta dari harga masing-masing varian. Pilihan kursi tersebut tersedia pada tipe tertentu dan mengubah kapasitas kabin menjadi enam penumpang dengan akses menuju baris ketiga yang lebih leluasa.
Untuk STARGAZER Cartenz X, Hyundai menawarkan Style IVT dengan harga Rp350 juta dan Prime Package IVT Rp385 juta. Tambahan harga untuk warna matte maupun konfigurasi captain seat masing-masing sebesar Rp3,5 juta. Harga tersebut berlaku OTR Jakarta dan dapat berbeda di daerah lain.
Bagasi dan Kabin Disiapkan untuk Perjalanan Keluarga
Selain mengandalkan harga baru, Hyundai memosisikan STARGAZER Cartenz dan Cartenz X sebagai kendaraan untuk mobilitas harian sekaligus perjalanan jarak jauh bersama keluarga.
STARGAZER Cartenz X memiliki kapasitas bagasi yang diklaim mencapai 185 liter ketika seluruh baris kursi digunakan. Kapasitasnya dapat diperbesar hingga 585 liter di belakang baris kedua untuk membawa koper, kereta bayi, perlengkapan pribadi, dan barang perjalanan lainnya.
Kedua model juga menyediakan pilihan captain seat. Khusus STARGAZER Cartenz, Hyundai menawarkan seatback table untuk membantu penumpang baris kedua menaruh makanan, minuman, atau perangkat selama perjalanan.

Mesin yang digunakan adalah Smartstream G1.5 MPi berkapasitas 1,5 liter dengan tenaga maksimum 115 PS dan torsi sekitar 144 Nm. Mesin itu dipadukan dengan transmisi manual pada tipe dasar atau Intelligent Variable Transmission pada varian lainnya. Hyundai juga menyediakan pilihan mode berkendara Eco, Normal, dan Sport.
Fitur Keselamatan Bergantung pada Varian
STARGAZER Cartenz menawarkan Hyundai Bluelink dan navigasi bawaan untuk membantu pengemudi memantau kendaraan serta mencari rute perjalanan. Namun, kelengkapan fitur dapat berbeda pada setiap tipe sehingga calon pembeli perlu memeriksa spesifikasi varian sebelum melakukan transaksi.
Paket Hyundai SmartSense pada STARGAZER Cartenz tersedia terutama dalam varian Smart HSS dan Prime HSS. Fitur yang ditawarkan mencakup Smart Cruise Control with Stop & Go, Lane Keeping Assist, Forward Collision-Avoidance Assist, Blind-Spot Collision-Avoidance Assist, serta sensor parkir.
Smart Cruise Control dapat menyesuaikan kecepatan dan jarak dengan kendaraan di depan, termasuk memperlambat kendaraan sampai berhenti ketika menghadapi kepadatan lalu lintas. Sementara Lane Keeping Assist memberikan peringatan dan membantu mengarahkan kemudi apabila mobil keluar dari jalur tanpa lampu sein.
STARGAZER Cartenz X menambahkan fitur seperti Blind-Spot View Monitor dan Surround View Monitor pada varian tertentu. BVM menampilkan kondisi titik buta melalui panel instrumen ketika lampu sein dinyalakan, sedangkan SVM memberikan pandangan area sekitar mobil untuk membantu pengemudi bermanuver dan parkir. Seluruh teknologi tersebut tetap berfungsi sebagai alat bantu dan tidak menggantikan kewaspadaan pengemudi.

Gratis Servis hingga Empat Tahun
Pemilik STARGAZER Cartenz dan Cartenz X memperoleh gratis perawatan berkala selama empat tahun atau 60.000 kilometer serta garansi kendaraan empat tahun atau 100.000 kilometer, tergantung batas yang tercapai lebih dahulu.
Hyundai turut menyediakan layanan darurat 24 jam, Premium Courtesy Car, ketersediaan suku cadang melalui jaringan bengkel resmi, dan pilihan perpanjangan garansi. Sejumlah manfaat tersebut mengikuti syarat serta ketentuan yang ditetapkan perusahaan.
Program Resale Value Guarantee juga menawarkan jaminan nilai jual kembali hingga 70 persen melalui skema tukar tambah. Besaran manfaat ditentukan berdasarkan usia kendaraan, kondisi mobil, riwayat perawatan, dan ketentuan program yang berlaku.
STARGAZER Jadi Salah Satu Model Andalan Hyundai
STARGAZER Cartenz dan Cartenz X pertama kali diperkenalkan secara global pada GIIAS 2025. Pada pameran tersebut, Hyundai mencatat 3.017 surat pemesanan kendaraan dan STARGAZER Cartenz meraih penghargaan Favourite Passenger Car MPV.
“Minat yang tinggi terhadap produk Hyundai di GIIAS 2025 mencerminkan apresiasi yang semakin besar terhadap inovasi dan teknologi yang kami tawarkan—terutama STARGAZER Cartenz, yang merupakan ‘The Real Indonesian Car’ yang dibuat untuk jalanan Indonesia,” kata Fransiscus saat itu.
Penetapan harga baru pada GIIAS 2026 menunjukkan Hyundai ingin mempertahankan model tersebut di tengah ketatnya persaingan MPV keluarga. Meski harga menjadi lebih rendah, konsumen tetap perlu membandingkan kelengkapan setiap varian, kapasitas kabin, biaya kepemilikan, konsumsi bahan bakar, dan layanan purnajual sebelum menentukan pilihan.
GIIAS 2026 berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang. Penyelenggaraan ke-33 itu diikuti lebih dari 60 merek otomotif global dan disebut sebagai edisi dengan peserta terbanyak sepanjang sejarah pameran
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar