Daftar Lengkap 29 Saham Indonesia yang Keluar dari FTSE GEIS
SILO keluar dari Small Cap, sementara 28 saham lainnya dikeluarkan dari Micro Cap. BSDE dan sembilan saham yang turun kelas tidak termasuk.

Periskop.id - FTSE Russell merombak komposisi saham Indonesia dalam FTSE Global Equity Index Series (GEIS) untuk periode September 2026. Sebanyak 29 saham dikeluarkan, terdiri atas satu saham Small Cap dan 28 saham Micro Cap.
Angka tersebut tidak mencakup PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan sembilan saham yang berpindah dari Small Cap ke Micro Cap. Kelompok itu masih berada dalam GEIS, meskipun menempati kategori kapitalisasi yang lebih rendah.
SILO Keluar dari Small Cap
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) menjadi satu-satunya saham Indonesia yang keluar sepenuhnya dari kelompok Small Cap.
SILO tidak muncul dalam daftar saham yang masuk ke Micro Cap. Dengan demikian, saham pengelola jaringan rumah sakit tersebut tidak lagi menjadi konstituen GEIS setelah perubahan berlaku.
Daftar 28 Saham yang Keluar dari Micro Cap
Berikut 28 saham Indonesia yang dikeluarkan dari kelompok Micro Cap:
- ADHI — PT Adhi Karya (Persero) Tbk
- ASSA — PT Adi Sarana Armada Tbk
- ALII — PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
- AGRO — PT Bank Raya Indonesia Tbk
- BVIC — PT Bank Victoria International Tbk
- CASS — PT Cardig Aero Services Tbk
- CFIN — PT Clipan Finance Indonesia Tbk
- BWPT — PT Eagle High Plantations Tbk
- CARS — PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk
- WOOD — PT Integra Indocabinet Tbk
- DILD — PT Intiland Development Tbk
- JTPE — PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk
- JKON — PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk
- OMED — PT Jayamas Medica Industri Tbk
- KEEN — PT Kencana Energi Lestari Tbk
- MAIN — PT Malindo Feedmill Tbk
- MAHA — PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk
- MSTI — PT Mastersystem Infotama Tbk
- MDLA — PT Medela Potentia Tbk
- MLPL — PT Multipolar Tbk
- PBID — PT Panca Budi Idaman Tbk
- PANS — PT Panin Sekuritas Tbk
- PNIN — PT Paninvest Tbk
- PTPP — PT PP (Persero) Tbk
- PRDA — PT Prodia Widyahusada Tbk
- RALS — PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk
- ISSP — PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk
- TPMA — PT Trans Power Marine Tbk
Jika SILO digabungkan dengan 28 saham tersebut, total saham Indonesia yang keluar sepenuhnya dari GEIS mencapai 29.
Saham yang Hanya Turun Kelas
Selain melakukan penghapusan, FTSE Russell memindahkan sejumlah saham ke kelompok kapitalisasi yang lebih rendah.
BSDE turun dari Mid Cap ke Micro Cap. Saham tersebut tidak keluar dari GEIS, meskipun tidak lagi menjadi bagian dari kelompok Mid Cap.
Sembilan saham berikut berpindah dari Small Cap ke Micro Cap:
- BBYB — PT Bank Neo Commerce Tbk
- BJBR — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
- BTPS — PT Bank BTPN Syariah Tbk
- LPKR — PT Lippo Karawaci Tbk
- LPPF — PT MDS Retailing Tbk
- MNCN — PT Media Nusantara Citra Tbk
- PNLF — PT Panin Financial Tbk
- SMRA — PT Summarecon Agung Tbk
- SCMA — PT Surya Citra Media Tbk
Perbedaan ini penting karena saham yang keluar sepenuhnya tidak lagi menjadi bagian dari cakupan indeks terkait. Saham yang turun kelas masih berada dalam GEIS, tetapi bobot dan kelompok kapitalisasinya dapat berubah.
Kapan Perubahan Berlaku?
Rebalancing dilakukan berdasarkan harga penutupan perdagangan pada Jumat, 18 September 2026. Komposisi baru berlaku mulai pembukaan perdagangan Senin, 21 September 2026.
Susunan tersebut masih dapat direvisi hingga akhir masa peninjauan pada 4 September 2026. Mulai 7 September 2026, hasil reviu dianggap final kecuali terdapat keadaan luar biasa.
Keluar dari FTSE GEIS tidak berarti saham dihapus dari Bursa Efek Indonesia. Saham-saham tersebut tetap dapat diperdagangkan sepanjang masih memenuhi ketentuan pencatatan BEI.
Perubahan ini berkaitan dengan keanggotaan indeks. Dampak terdekat biasanya muncul dari penyesuaian portofolio produk investasi yang menjadikan indeks FTSE sebagai acuan.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai FTSE Russell, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan mengeklik tautan.




Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.