Harga Pangan 22 Agustus 2026: Cabai Rawit Tembus Rp70.450 per Kg, Telur Rp29.350
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah dan telur ayam ras naik, sementara harga beras dan minyak goreng relatif stabil di pasar eceran nasional.

Periskop.id - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga cabai rawit merah menyentuh Rp70.450 per kilogram. Telur ayam ras dijual Rp29.350 per kilogram di tingkat pedagang eceran.
Data tersebut dilansir PIHPS, lembaga yang dikelola Bank Indonesia, dari Jakarta pada Sabtu pukul 08.10 WIB. Pemantauan harga pangan nasional ini mencakup sejumlah komoditas pokok lain selain cabai dan telur.
Bawang merah tercatat di harga Rp38.850 per kilogram, sementara bawang putih dibanderol Rp40.550 per kilogram. Kedua komoditas bumbu dapur ini jadi bagian dari pemantauan rutin PIHPS.
Untuk komoditas beras, harga bervariasi menurut kualitas. Beras kualitas bawah I dijual Rp14.850 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II sedikit lebih murah di angka Rp14.750 per kilogram.
Beras kualitas medium mengalami kenaikan harga dibanding kualitas bawah. Kualitas medium I tercatat Rp16.500 per kilogram, dan kualitas medium II Rp16.350 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super dibanderol paling tinggi. Kualitas super I mencapai Rp17.800 per kilogram, sedangkan kualitas super II Rp17.300 per kilogram.
Selain cabai rawit merah, PIHPS juga mencatat harga varian cabai lainnya. Cabai merah besar berada di Rp49.300 per kilogram, cabai merah keriting Rp51.650 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp57.150 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras segar dipatok Rp41.800 per kilogram. Daging sapi kualitas I dijual jauh lebih mahal, yakni Rp151.950 per kilogram, sedangkan kualitas II Rp143.050 per kilogram.
Harga gula pasir turut dipantau dalam data tersebut. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.350 per kilogram, sementara gula pasir lokal sedikit lebih murah di Rp19.150 per kilogram.
Komoditas minyak goreng juga masuk dalam daftar pemantauan PIHPS. Minyak goreng curah dijual Rp20.500 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp24.350 per liter, dan kemasan bermerek II Rp23.650 per liter.
Data harga pangan strategis ini rutin diperbarui PIHPS untuk memberi gambaran kondisi pasar eceran secara nasional. Pemantauan mencakup berbagai komoditas pokok yang jadi kebutuhan sehari-hari masyarakat, mulai dari bumbu dapur, beras, daging, hingga minyak goreng.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), Bank Indonesia (BI), harga pangan, harga cabai, harga beras, dan harga terlur ayam dengan mengeklik tautan.

Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.