TNI AU Kirim 27 Ton Bantuan Gempa NTT via Hercules
TNI Angkatan Udara terbangkan 27,09 ton bantuan tahap pertama ke NTT usai gempa magnitudo 7,7 menewaskan 47 orang dan merusak ratusan rumah.

Periskop.id - TNI Angkatan Udara mengerahkan dua pesawat Hercules untuk menyalurkan bantuan pemerintah bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 27,09 ton bantuan tahap pertama diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Komodo, Sabtu (15/8).
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana memaparkan rincian muatan kedua pesawat tersebut. Menurutnya, bantuan berupa kebutuhan pokok itu diangkut memakai pesawat C-130J Super Hercules dan C-130 Hercules dengan kapasitas berbeda.
"Bantuan berupa kebutuhan pokok tersebut diangkut menggunakan pesawat C-130J Super Hercules dengan muatan 14.000 kilogram dan C-130 Hercules dengan muatan 13.090 kilogram," kata Nyoman dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8).
Selain dua Hercules, TNI AU turut menerbangkan pesawat Boeing 737-800 untuk mengangkut personel yang bakal membantu penanganan bencana di lokasi terdampak. Pengiriman lewat jalur udara ini, menurut Nyoman, dipilih untuk mempercepat distribusi logistik ke masyarakat yang membutuhkan.
Ia menambahkan, kapasitas angkut pesawat Hercules memungkinkan ribuan paket bantuan diberangkatkan sekaligus dalam satu rangkaian penerbangan menuju NTT.
Kesiapan penerbangan bantuan ini ditinjau langsung oleh Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma di Apron Baseops Lanud Halim Perdanakusuma. Ia meninjau kondisi pesawat dan kru sebelum keberangkatan.
Dalam arahannya kepada kru, Gusti menekankan agar seluruh personel tetap fokus menjalankan tugas dengan mengutamakan keselamatan penerbangan selama misi kemanusiaan berlangsung.
Gempa yang melanda NTT berkekuatan magnitudo 7,7 dengan pusat di Kabupaten Nagakeo, terjadi Sabtu (15/8) dini hari WIB. Jumlah korban tewas akibat bencana ini dilaporkan mencapai 47 orang.
Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu pukul 18.48 WIB, korban tewas tersebar di Kabupaten Manggarai sebanyak 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang, dan Ende 1 orang.
Kerusakan bangunan turut tercatat cukup masif. Per Sabtu sore pukul 17.00 WIB, total rumah rusak berat mencapai 157 unit, rusak sedang 41 unit, dan rusak ringan 148 unit.
Fasilitas umum juga tak luput dari dampak gempa. Data BNPB mencatat kerusakan pada 87 unit fasilitas pendidikan, 18 unit fasilitas kesehatan, 5 unit tempat ibadah, dan 6 unit kantor pemerintahan.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai TNI AU, dan Gempa NTT dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.