Bisnis

BNBR Bukukan Pendapatan Bersih Sebesar Rp2,59 Triliun pada Semester I 2026

PT Bakrie & Brothers Tbk membukukan pendapatan Rp2,59 triliun pada semester I 2026 berkat lonjakan kinerja berbagai unit usaha strategis perseroan.

4 hari yang lalu · 3 mnt baca
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,59 triliun pada semester I 2026.

Capaian itu mencatatkan lonjakan hingga 45,84% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,77 triliun.

Direktur Utama dan CEO BNBR Anindya N Bakrie menyampaikan, laba usaha perseroan pada periode ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 283,21% menjadi Rp301,53 miliar.

Angka tersebut melompat jauh dari posisi semester I 2025 yang hanya mencapai Rp78,68 miliar.

"Kami bersyukur bahwa perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan positif di tengah ketidakpastian dan kondisi ekonomi global yang tidak kunjung menentu. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa strategi, resiliensi, adaptabilitas, serta kerja keras seluruh tim mulai menunjukkan hasil," kata Anindya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (28/8).

Ia melanjutkan, kinerja keuangan perseroan yang solid juga tecermin dari raihan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA).

Perseroan sukses mengantongi EBITDA Rp423,04 miliar atau melonjak 230,93% dari periode sebelumnya sebesar Rp127,83 miliar.

Menurutnya, penopang utama pertumbuhan pendapatan bersih perseroan berasal dari kinerja impresif tiga lini bisnis utama.

Tiga pilar tersebut mencakup PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group, dan PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group.

Manajemen BNBR mencatat, BIIN Group menyumbang pendapatan Rp626,78 miliar atau melonjak 256,1% dari posisi sebelumnya Rp176,02 miliar.

Kenaikan tajam lini infrastruktur tersebut didorong oleh dampak konsolidasi penuh PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) sepanjang 2026.

Sementara itu, VKTR Group berhasil menyumbang pendapatan bersih Rp646,61 miliar atau melesat 56,2% dibanding semester I 2025.

Pertumbuhan sektor ini dipicu oleh peningkatan penjualan kendaraan listrik (electric vehicle) serta penguatan performa PT Bakrie Autoparts Group.

Di sisi lain, unit usaha BMI Group membukukan pendapatan bersih Rp1,3 triliun atau tumbuh 10,2% secara tahunan.

Kenaikan tersebut disokong oleh pertumbuhan pendapatan BMI Parent sebesar 37,5%, PT Bakrie Construction 33,6%, dan PT Southeast Asia Pipe Industries 15,1%.

Mengenai aspek pendanaan, Wakil Direktur Utama dan Co-CEO BNBR A Ardiansyah Bakrie menjelaskan bahwa aksi korporasi perseroan berjalan sukses.

Perseroan telah merampungkan penerbitan saham baru via rights issue pada akhir Juli 2026 dengan total dana terhimpun Rp4,76 triliun.

Sementara itu, Direktur BNBR Roy Hendrajanto M Sakti menuturkan, perseroan ke depan akan memperkuat portofolio infrastruktur strategis dan jaringan pipa migas.

Perseroan juga memfokuskan ekspansi pada proyek elektrifikasi transportasi serta pengembangan energi berkelanjutan.

Menurutnya, langkah penguatan struktur modal dan portofolio bisnis ini bakal menopang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Strategi ini dinilai efektif memberi nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Kendati pendapatan, laba usaha, dan EBITDA merangkak naik, perseroan tercatat mengalami penurunan pada laba bersih.

Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya beban bunga akibat lonjakan suku bunga mengambang (floating rate) pada skema pembiayaan CCT.

"Namun demikian, perusahaan mencatatkan penurunan laba bersih yang terutama disebabkan oleh dampak eksternal berupa kenaikan floating rate terhadap beban bunga CCT, khususnya pada tahun-tahun awal setelah akuisisi ketika komponen beban bunga masih relatif tinggi," tutup Roy.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.