Iklan
Film

10 Rekomendasi Film Netflix Romantis, Dijamin Bikin Baper!

10 rekomendasi film romantis di Netflix dengan berbagai tema. Meskipun setiap film memiliki cerita dan konflik yang berbeda, namun sama-sama menawarkan kisah cinta yang emosional d...

10 Rekomendasi Film Netflix Romantis, Dijamin Bikin Baper!
Dok. Ist.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menonton film romantis selalu menjadi cara ampuh untuk mengisi waktu senggang sekaligus menyegarkan perasaan. 

Netflix, salah satu platform streaming terbesar di dunia menghadirkan koleksi film romance sangat beragam, mulai dari kisah remaja menggemaskan, drama dewasa yang mendalam, hingga cerita lintas negara yang penuh warna budaya. Setiap film menawarkan sudut pandang berbeda tentang makna cinta, kesetiaan, kehilangan, dan penerimaan diri. 

Jika kamu menyukai kisah cinta yang mengaduk emosi, berikut adalah 10 rekomendasi film Netflix romantis yang layak masuk daftar tontonanmu. 

1. Eternal Sunshine of the Spotless Mind (2004)

Mengisahkan Joel dan Clementine, sepasang kekasih yang memutuskan untuk berpisah setelah hubungan mereka dipenuhi konflik dan kekecewaan. 

Film ini mengusung konsep fiksi ilmiah tentang penghapusan memori yang dipadukan dengan eksplorasi emosi manusia secara mendalam. Gaya penyutradaraan Michel Gondry yang surealis dan non-linear menciptakan pengalaman menonton yang berbeda dari film romantis pada umumnya. 

Dari segi apresiasi, Eternal Sunshine of the Spotless Mind menyandang rating sangat tinggi yaitu 8,3 dari 10 di IMDb, menjadikannya film dengan skor tertinggi, bahkan berhasil meraih penghargaan Academy Award untuk kategori Naskah Asli Terbaik berkat orisinalitas ceritanya yang luar biasa. 

Para kritikus secara konsisten memuji film ini sebagai salah satu karya terbaik dalam genre drama romantis sepanjang masa. Reputasinya yang telah bertahan lebih dari dua dekade membuktikan bahwa kualitas cerita yang kuat mampu melampaui batasan waktu. 

2. Marriage Story (2019)

Pasangan suami istri harus menghadapi kenyataan pahit ketika hubungan mereka mulai retak akibat berbagai persoalan yang menumpuk. 

Marriage Story membuat pendekatan yang sangat realistis dan jujur dalam menggambarkan kompleksitas sebuah perceraian, jauh dari kesan romantisasi berlebihan. Dialog-dialog tajam yang ditulis dengan detail membuat setiap adegan konflik terasa nyata dan menyayat hati penonton. 

Dari sisi penilaian, Marriage Story memperoleh rating tinggi yaitu 7,9 dari 10 di IMDb dan mendapatkan enam nominasi Academy Award, termasuk kategori Film Terbaik. Film ini secara konsisten dipuji oleh kritikus sebagai salah satu drama terbaik berkat kedalaman emosional dan kualitas aktingnya. 

Laura Dern bahkan berhasil membawa pulang piala Oscar untuk kategori Aktris Pendukung Terbaik berkat perannya dalam film tersebut. Reputasi kritis yang sangat kuat menjadikan film ini sebagai tontonan wajib bagi penikmat drama romantis.

3. Five Feet Apart (2019)

Menceritakan pertemuan antara Stella Grant dan Will Newman, dua remaja pengidap cystic fibrosis yang harus menjaga jarak minimal satu setengah meter demi menghindari risiko infeksi silang yang bisa mengancam nyawa keduanya. 

Pengangkatan isu kesehatan langka sebagai latar utama cerita cinta menjadikannya sesuatu yang tidak banyak dieksplorasi oleh film romantis lainnya. Konsep jarak fisik yang menjadi penghalang literal antara dua tokoh utama menciptakan ketegangan emosional yang unik. 

Five Feet Apart meraih rating tinggi yaitu 7,5 dari 10 di IMDb, menjadikannya salah satu film dengan skor terbaik. Keberhasilan film turut memicu diskusi luas mengenai kesadaran terhadap penyakit cystic fibrosis di kalangan masyarakat umum. 

Popularitasnya yang bertahan lama membuktikan bahwa tema kesehatan yang dipadukan dengan romansa mampu meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. 

4. The Age of Adaline (2015)

Film ini bercerita tentang Adaline Bowman, seorang wanita yang mengalami kejadian ajaib pada tahun 1935 yang membuat proses penuaannya berhenti secara total. Adaline berusaha menyembunyikan kondisi uniknya dari siapa pun, namun, kehidupannya mulai terguncang ketika ia bertemu seorang pria yang berhasil membuka kembali hatinya untuk mencintai. 

Konsep fantasi yang dipadukan dengan drama romantis klasik menciptakan nuansa yang berbeda. Latar waktu yang melintasi berbagai dekade memberikan kesempatan bagi penonton untuk menikmati perubahan gaya hidup dan fashion dari masa ke masa. 

Dari sisi rating, The Age of Adaline memperoleh skor 7,2 dari 10 di IMDb, termasuk salah satu film dengan penilaian solid di kalangan penonton dewasa. Kritikus turut memuji pendekatan cerita yang segar dalam mengemas tema fantasi menjadi drama romantis yang emosional. 

Keberhasilan film juga didukung oleh sinematografi yang indah serta narasi yang mengalir dengan baik dari awal hingga akhir. The Age of Adaline berhasil mempertahankan reputasinya hingga bertahun-tahun, menjadikannya salah satu pilihan klasik bagi pecinta romansa bernuansa fantasi. 

5. Dilan 1990 (2018)

Film Indonesia yang mengisahkan pertemuan Milea, siswi pindahan dari Jakarta, dengan Dilan, siswa populer di Bandung yang dikenal nakal namun memiliki cara unik dalam mendekati perempuan. Dilan 1990 mampu menghidupkan kembali suasana khas era 1990-an di Indonesia secara detail, mulai dari fashion, musik, hingga gaya bahasa remaja saat itu. 

Popularitas filmnya bahkan melahirkan sejumlah sekuel dan menjadikan ceritanya sebagai salah satu fenomena budaya populer Tanah Air. Kesuksesan box office yang luar biasa turut menegaskan betapa besar dampak film ini terhadap industri perfilman nasional.

Dilan 1990 memperoleh skor 7,0 dari 10 di IMDb, serta tercatat sebagai salah satu film terlaris sepanjang masa di Indonesia dengan jutaan penonton yang menyaksikannya di bioskop. 

Kesuksesan besar yang diraih membuktikan bahwa cerita cinta lokal mampu bersaing dengan film asing dalam hal daya tarik dan kualitas produksi. Reputasinya bahkan tetap dikenang hingga sekarang sebagai salah satu tonggak penting dalam perkembangan genre romantis remaja Indonesia. 

6. Love at First Sight (2023)

Bercerita tentang Hadley dan Oliver, dua orang asing yang tidak sengaja bertemu di bandara dan langsung merasakan koneksi kuat selama penerbangan bersama menuju London. Sayangnya, begitu mendarat, mereka terpisah di tengah keramaian bandara tanpa sempat bertukar informasi kontak. 

Film ini mempunyai gaya penceritaan yang menggunakan narator yang kerap menyisipkan fakta statistik tentang cinta dan hubungan manusia di sepanjang film. Selain kisah utama, film ini menyisipkan subplot mengenai hubungan keluarga yang emosional dan turut memperkaya kedalaman cerita. 

Love at First Sight memperoleh skor 6,8 dari 10 di IMDb serta 76 persen dari kritikus di Rotten Tomatoes, salah satu rom-com Netflix dengan penilaian yang cukup seimbang. Para kritikus memuji chemistry kuat antara Haley Lu Richardson dan Ben Hardy sebagai kekuatan utama film. 

Meskipun naskahnya dianggap sederhana, sentuhan emosional dalam subplot keluarga berhasil mengangkat kualitas keseluruhan cerita. Popularitasnya di Netflix membuktikan bahwa formula rom-com klasik masih sangat digemari penonton lintas generasi. 

7. Purple Hearts (2022)

Purple Hearts mengisahkan Cassie Salazar, seorang musisi yang berjuang secara finansial dan kesehatan, yang memutuskan menikah secara pura-pura dengan Luke Morrow, seorang marinir yang akan segera bertugas. 

Ciri khas utama film terletak pada latar belakang militer yang dipadukan dengan tema musik. Lagu-lagu orisinal yang dinyanyikan langsung oleh Sofia Carson turut memperkuat emosi cerita sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton pecinta musik. 

Konflik ideologi antara karakter yang berhaluan lebih bebas dengan karakter yang berlatar keluarga militer konservatif juga menambah kedalaman narasi. Perpaduan drama personal dan isu sosial seperti biaya kesehatan membuat film ini terasa lebih relevan dengan kehidupan nyata.

Dari sisi rating, Purple Hearts mendapatkan skor 6,7 dari 10 di IMDb, menjadikannya film dengan penilaian penonton yang cukup solid meski sempat dikritik oleh sejumlah kritikus film. Popularitasnya bahkan sempat menembus jajaran film terpopuler sepanjang masa di Netflix hanya dalam beberapa minggu setelah dirilis. 

8. Mariposa (2020)

Siswi baru bernama Acha jatuh hati pada Iqbal, teman sekelasnya yang dikenal pintar namun bersikap dingin dan sulit didekati. Ketertarikan Acha terhadap sosok Iqbal yang misterius justru membuatnya semakin gigih berusaha mendekati dan memahami kepribadian aslinya. 

Mariposa berhasil membuat penggambaran karakter laki-laki yang diibaratkan seperti kupu-kupu, sosok yang akan menjauh saat dikejar namun mendekat ketika dibiarkan. Konsep tersebut diambil langsung dari judul novel aslinya dan menjadi benang merah yang konsisten sepanjang cerita film. 

Popularitas besar novel Wattpad yang menjadi dasar cerita ini turut menjadi daya tarik tersendiri sebelum filmnya dirilis ke bioskop. Film ini mengingatkan bahwa cinta sejati membutuhkan proses saling mengenal yang tidak instan.

Mariposa sukses memperoleh skor 6,7 dari 10 di IMDb, tergolong solid untuk kategori film drama romantis remaja Indonesia. Selain itu, film ini turut mencatat jumlah penonton yang tinggi meski sempat terkendala penutupan bioskop akibat pandemi tidak lama setelah dirilis. 

Kesuksesannya mampu melahirkan proyek spin-off yang mengangkat karakter pendukung dalam cerita, menandakan besarnya minat penonton terhadap semesta cerita ini. 

9. The Kissing Booth (2018)

Menceritakan Elle Evans, seorang remaja yang memiliki persahabatan erat dengan Lee sejak kecil, hingga akhirnya harus menghadapi situasi rumit ketika jatuh cinta pada Noah, kakak laki-laki dari sahabatnya sendiri.

Film ini memiliki formula khas rom-com remaja yang dipadukan dengan konflik persahabatan, menciptakan dinamika cerita yang lebih kompleks. Popularitas besar yang diraih bahkan melahirkan dua sekuel lanjutan yang menegaskan kesuksesannya di kalangan penonton muda. 

Dari segi rating, The Kissing Booth memperoleh skor 6,1 dari 10 di IMDb, tergolong cukup solid untuk kategori film rom-com remaja Netflix. Meski mendapat kritik dari sejumlah pengamat film karena dianggap penuh klise, popularitasnya di kalangan remaja tetap sangat tinggi sejak dirilis pertama kali. 

Kesuksesan yang diraih menjadikannya salah satu pelopor gelombang rom-com remaja orisinal Netflix yang terus berkembang hingga sekarang. Reputasinya sebagai film yang menghibur dan mudah dinikmati membuatnya tetap relevan meski telah bertahun-tahun sejak perilisan.

10. The In Between (2022)

Mengangkat kisah Tessa, remaja yang tumbuh besar dengan banyak pengalaman pahit sehingga sulit percaya bahwa dirinya pantas mendapatkan cerita cinta yang indah. Semua berubah ketika ia bertemu Skylar. Sayangnya, kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama karena sebuah kecelakaan tragis mengubah segalanya. 

Film ini memadukan genre romansa dengan nuansa supernatural. Alih-alih hanya berfokus pada kisah asmara biasa, elemen misteri dan spiritual yang ada di dalam cerita akan membuat penonton penasaran hingga akhir cerita. 

The In Between memperoleh rating 5,9 dari 10 di IMDb dan skor 64 persen dari kritikus di Rotten Tomatoes. Sementara itu, penonton umum justru memberikan tanggapan lebih positif dengan skor kepuasan audiens mencapai 77 persen di platform yang sama. 

Perbedaan penilaian menunjukkan bahwa film ini lebih disukai penonton awam yang mencari hiburan emosional dibandingkan kritikus yang menilai dari sisi teknis. Meski begitu, popularitasnya di Netflix tetap tinggi.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Film, dan drama dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.