13 Rekomendasi Film Action Korea Terbaik, Rugi Kalau Gak Nonton!
Rekomendasi 13 film action Korea terbaik dengan emosional dan laga memukau lengkap dengan sinopsis singkat dan prestasi masing-masing film.

Periskop.id - Industri perfilman Korea Selatan memang jago membuat film, salah satunya adalah film action yang selalu bikin jantung deg-degan. Perpaduan koreografi laga yang niat, cerita dengan emosi mendalam, sampai twist yang nggak ketebak menjadi ciri khas dari film action Korea. Kalau kamu lagi cari rekomendasi film action korea terbaik, ini dia 10 film action Korea yang wajib untuk ditonton.
1. Train to Busan (2016)
Menceritakan perjuangan seorang ayah yang berusaha melindungi putrinya di tengah wabah zombie saat menyerang kereta menuju Busan. Selain disuguhi ketegangan saat berkejar-kejaran menghindari zombie, setiap gerbong kereta juga jadi ujian moral bagi para penumpangnya, antara menyelamatkan diri sendiri atau rela berkorban demi orang lain.
Train to Busan mengajak penonton untuk menikmati sajian film horror yang berbalut manis dengan kasih sayang seorang ayah kepada anaknya, sisi egois dan empati manusia, hingga makna di balik peran orang tua.
Film ini berhasil sukses besar secara global, bahkan mendapatkan rating 95% di Rotten Tomatoes dan 7,6/10 di IMDb serta diakui sebagai salah satu film zombie Asia popular sepanjang masa.
2. The Man from Nowhere (2010)
Film ini bercerita tentang seorang pemilik toko gadai yang hidupnya sunyi, hanya So-mi, gadis tetangganya yang menjadi semangatnya untuk hidup. Nahas, gadis itu diculik sindikat narkoba. Masa lalunya yang kelam sebagai mantan agen pun terungkap, dan ia berubah jadi sosok yang mengerikan demi menyelamatkan So-Mi.
Setiap adegan pertarungan dalam film terasa seperti luapan emosi yang selama ini dipendam. Penonton diajak untuk menyelami bagaimana cara seseorang bisa sembuh dari trauma, sisi gelap dan kerentanan anak-anak di masyarakat, serta penebusan dosa yang dilakukan melalui tindakan.
The Man from Nowhere bahkan pernah menyabet penghargaan Best Film di Korean Film Awards dan berhasil mendapatkan rating tinggi 7,7/10 di IMDb.
3. I Saw the Devil (2010)
Jika kamu menyukai nuansa thriller gelap dan brutal, film ini wajib ditonton. Berkisah mengenai seorang agen rahasia yang tunangannya dibunuh secara sadis, lalu memutuskan untuk membalas dendam dengan cara yang tak biasa: memburu, menyiksa, lalu melepaskan pelakunya berulang kali.
I Saw the Devil membawa penonton ke sudut tergelap dari psikologi manusia. Meskipun penuh dengan darah dan kekejaman, setiap frame dirancang dengan indah melalui sentuhan artistik, menjadikan film ini di sisi lain terlihat begitu indah.
Berkat pengalaman film yang menarik, visual artistik, dan didukung aksi maksimal dari para aktornya, film ini sukses menuai rating 7,8/10 di IMDb.
4. The Outlaws (2017)
Terinspirasi dari kejadian nyata perang geng di Chinatown Seoul, film ini mengikuti seorang detektif garang yang harus menumpas geng imigran brutal yang meresahkan warga. Ma Dong-seok tampil maksimal sebagai polisi yang lebih suka bertindak lewat kepalan tangan ketimbang omongan.
Penonton akan disuguhkan aksinya kasar, mentah, dan memuaskan, sekaligus jadi cikal bakal lahirnya franchise The Roundup. Film ini menyajikan pengalaman sinematik yang jauh lebih segar, energik, dan menghibur.
The Outlaws juga mendapatkan berbagai nominasi di ajang bergengsi seperti Chunsa Film Art Awards, Grand Bell Awards.
5. Veteran (2015)
Bercerita tentang sosok detektif keras kepala yang berani melawan pewaris konglomerat kaya yang merasa kebal hukum. Menariknya, di balik aksi kejar-kejaran dan baku hantam yang seru, film ini juga menyelipkan humor gelap dan kritik tajam terhadap ketimpangan sosial.
Kombinasi tersebut membuat Veteran nggak cuma menghibur penonton, tapi juga terasa relevan dengan kondisi sosial yang terjadi di kehidupan nyata. Penonton juga akan diperlihatkan tentang budaya kepatuhan buta (blind obedience).
Veteran telah meraih kesuksesan besar dan memenangkan puluhan penghargaan bergengsi, baik di dalam negeri (Korea Selatan) maupun di tingkat internasional, seperti Blue Dragon Film Awards dan Korean Association of Film Critics Awards.
6. Extreme Job (2019)
Kalau kamu ingin nonton action yang bikin ngakak, ini jawabannya. Bercerita tentang sekelompok polisi narkotika yang menyamar jadi penjual ayam goreng untuk mengintai gembong sindikat. Malangnya, penyamaran mereka justru sukses besar sebagai bisnis kuliner hingga diliput media.
Di balik komedinya yang kocak, film ini menunjukkan kepada penonton bagaimana realitas pekerja, dilema terhadap identitas, hingga solidaritas dan kerja sama tim.
Perpaduan aksi seru dan komedi konyol membuat Extreme Job berhasil menjadi salah satu box office terlaris di Korea dengan pendapatan kotor lebih dari 139 miliar Won dari anggaran yang relatif kecil.
7. The Gangster, The Cop, The Devil (2019)
Film ini punya premis unik, seorang bos gangster yang diserang pembunuh berantai justru harus bekerja sama dengan detektif polisi demi menangkap pelaku yang sama-sama mereka incar. Kombinasi dari ketiga karakter dengan motif yang berbeda tentu membuat ketegangan mengalir, ditambah adegan aksi brutal yang bikin merinding.
Penonton diajak menyaksikan pemikiran taktis yang sangat menarik dari karakter bos gangster dan detektif polisi, di mana mereka menyadari batas dan kelebihan masing-masing sistem, sehingga harus melakukan kompromi yang cerdas untuk menangkap sang pelaku.
Meskipun film ini merupakan film laga-thriller arus utama (mainstream), The Gangster, The Cop, The Devil berhasil mendapatkan apresiasi dan penghargaan di kancah internasional maupun lokal.
8. Kill Boksoon (2023)
Mengisahkan seorang ibu tunggal yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran profesional. Film ini memadukan aksi laga memukau dengan konflik batin, terutama saat sang anak mulai mempertanyakan masa lalu ibunya.
Kill Boksoon memadukan drama parenting dalam plotnya, di mana tokoh utamanya berhasil memerankan dua sisi sekaligus, yakni algojo tanpa ampun dan ibu yang berusaha jadi sosok baik untuk anaknya.
Film ini menuai apresiasi dan masuk dalam jajaran nominasi berbagai ajang penghargaan besar, meskipun sebagian besar pengakuannya berada di tingkat nominasi penampilan akting dan penghargaan teknis.
9. Ballerina (2023)
Siapa sangka kata "ballerina" yang identik dengan keanggunan justru jadi judul film action yang penuh kekerasan? Film ini mengisahkan mantan bodyguard yang dihantui rasa bersalah atas kematian sahabatnya, lalu memutuskan memburu orang yang bertanggung jawab.
Koreografi laganya artistik, dipadu nuansa visual gelap yang bikin film ini terasa estetik sekaligus menegangkan ketika menontonnya. Ballerina bahkan menjadi salah satu original Netflix Korea paling mencolok di tahun 2023.
Selain itu, Ballerina juga meraih beberapa pencapaian, apresiasi internasional, dan penghargaan individu, seperti Busan International Film Festival (BIFF 2023) dan Asia Artist Awards (AAA 2023).
10. Citizen of a Kind (2024)
Terinspirasi kisah nyata, film ini bercerita tentang seorang ibu tunggal pemilik laundry kecil yang jadi korban penipuan phishing telepon. Alih-alih pasrah, ia justru mengejar pelakunya sendiri hingga ke luar negeri dengan modal tekad dan keberanian, bukan senjata atau pelatihan militer.
Film ini disukai penonton karena menghadirkan sosok pahlawan yang membumi dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta dibalut komedi dan drama yang menyentuh.
Citizen of a Kind berhasil meraih sejumlah pengakuan, seperti Mulberry Award for Best Screenplay dan Film Artist of the Year (Woman in Film of the Year).
11. The Roundup: No Way Out (2023)
Detektif Ma Seok-do kembali beraksi, kali ini menghadapi jaringan narkoba internasional yang melibatkan geng Jepang dan oknum polisi korup. Film action ini tetap mengandalkan kekuatan fisik dan karisma khas Ma Dong-seok, sekaligus memperluas skala cerita franchise The Roundup ke level yang lebih besar.
Meskipun dikemas dengan alur cerita yang lebih kasual dan fast-paced, ada beberapa lapisan menarik yang bisa diselami oleh penonton di balik pukulan "tinju monster" Ma Seok-do.
The Roundup: No Way Out juga sukses menyabet sejumlah penghargaan, khususnya untuk kategori popularitas box office serta pengakuan di festival film internasional.
12. Mission: Cross (2024)
Mengisahkan mantan agen rahasia yang kini menjalani hidup sebagai bapak rumah tangga biasa, hingga masalah dari masa lalunya muncul kembali dan menyeretnya ke pusaran konspirasi. Uniknya, film ini memadukan aksi mata-mata dengan dinamika rumah tangga yang lucu, terutama lewat chemistry pemeran utamanya.
Meskipun actionnya tergolong ringan, namun film ini tetap seru. Penonton diajak memahami tentang keberhasilan dan keharmonisan keluarga, hingga prasangka buruk yang sering kali lahir dari kurangnya komunikasi.
Film ini berhasil meraih pencapaian komersial dan popularitas yang sangat tinggi di platform streaming seperti Netflix.
13. The Point Men (2023)
Film ini menceritakan misi penyelamatan sandera Korea Selatan yang diculik kelompok ekstremis di Afghanistan. Dua tokoh utamanya, seorang diplomat dan seorang agen intelijen, punya cara kerja yang bertolak belakang: satu tenang dan rasional, satu lagi cepat dan agresif.
Jika kebanyakan film aksi bertema penyanderaan berfokus pada kontak senjata dan baku tembak, The Point Men justru menyoroti ketegangan politik serta proses negosiasi meja hijau dan diplomasi di lapangan.
Film ini juga sukses mengantongi beberapa penghargaan dan nominasi di ajang film internasional maupun domestik.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Film, dan drama dengan mengeklik tautan.






Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.