Periskop.id - Polres Metro Jakarta Pusat memastikan kasus dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya (34) tidak terbukti dan segera dihentikan. Kepastian itu disampaikan setelah polisi memeriksa sejumlah saksi, termasuk Jesslyn sendiri.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menerangkan, pihaknya tidak menemukan unsur pidana dalam perkara tersebut. Ia menyebutkan, gelar perkara akan segera dijadwalkan untuk menghentikan penyelidikan atau lidik.

"Iya dihentikan, kita lagi menunggu menjadwalkan gelar perkara untuk henti lidik (penyelidikan)," kata Roby, Selasa (4/8).

Roby menegaskan, seluruh pihak yang terkait sudah dimintai keterangan sehingga kasus ini dianggap tuntas. Menurutnya, tidak ada indikasi tindak pidana penculikan dalam peristiwa yang sempat menghebohkan itu.

"Iya bukan (penculikan). Sudah, sudah sesuai semuanya sudah dimintai keterangan. Selesai," ujarnya.

Jesslyn sebelumnya dilaporkan diculik saat menghadiri acara keluarga di Jakarta Pusat pada 13 Juli. Laporan tersebut belakangan dicabut sendiri oleh pelapor pada 19 Juli.

Penyelidikan lanjutan mengungkap fakta berbeda dari laporan awal. Orang-orang yang membawa Jesslyn saat kejadian itu ternyata disuruh oleh keluarganya sendiri.

"Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh," ungkap Roby di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7).

Polisi memastikan kondisi Jesslyn saat ini dalam keadaan sehat. Ia diketahui tengah berada di luar negeri bersama keluarganya.

Roby memaparkan rute perjalanan Jesslyn usai kejadian di tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, Jesslyn sempat dibawa ke Semarang sebelum akhirnya terbang ke luar negeri.

"Jesslyn kami dapat informasi dia mulai dari TKP, terus kemudian ke Semarang. Kemudian naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia, lanjut ke Bangkok. Itu bersama dengan ibunya dan tantenya," jelas Roby.