Periskop.id - Selama ini kita mungkin sudah sangat akrab dengan istilah introvert yang menyukai ketenangan, ekstrovert yang energik saat bertemu orang banyak, hingga ambivert yang berada di tengah-tengah keduanya.
Namun belakangan ini, muncul istilah tipe kepribadian baru yang mulai hangat diperbincangkan di tengah masyarakat, yaitu otrovert.
Istilah ini memang tergolong baru dan belum banyak didukung oleh penelitian ilmiah mendalam. Meski demikian, konsep kepribadian ini berhasil menarik perhatian banyak orang karena dinilai sangat relevan dengan fenomena sosial masa kini.
Istilah otrovert pertama kali diperkenalkan oleh seorang psikiater asal Amerika Serikat, Rami Kaminski, dalam bukunya yang terbit pada 2025 dengan judul “The Gift of Not Belonging”.
Secara etimologi, kata otrovert diambil dari bahasa Spanyol otro yang berarti lain atau other. Kaminski menjelaskan bahwa otrovert menggambarkan sosok yang tak benar-benar melebur atau terikat dalam kelompok kepribadian manapun.
Apa Itu Tipe Kepribadian Otrovert?
Mengutip penjelasannya dari Cleveland Clinic, otrovert umumnya digambarkan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan bersosialisasi dengan sangat baik, tetapi di saat yang sama mereka tak terlalu ambil pusing untuk menyesuaikan diri dengan norma kelompok.
Seorang otrovert tak merasa harus terikat pada identitas kelompok tertentu, dan mereka juga tak membutuhkan pengakuan atau persetujuan dari orang lain untuk merasa berharga.
Perlu dipahami bahwa berbeda dengan introvert, ekstrovert, maupun ambivert, otrovert saat ini bukanlah kualifikasi tipe kepribadian yang diakui secara medis atau psikologis formal. Istilah ini lebih merujuk pada fenomena kecenderungan karakter dalam kehidupan sosial.
Ciri Karakteristik Utama Seorang Otrovert
Lantaran konsep otrovert belum sepenuhnya masuk dalam literatur penelitian formal, belum ada daftar indikator kaku untuk mendefinisikannya. Meski begitu, ada beberapa karakteristik utama yang umumnya menonjol pada sosok otrovert, di antaranya:
- Mempunyai Kemandirian yang Sangat Kuat: Seorang otrovert lebih fokus untuk menjadi diri sendiri ketimbang memaksakan diri mengikuti standar atau aturan kelompok. Mereka menjalani hidup secara otonom tanpa terlalu memikirkan persepsi orang lain terhadap dirinya.
- Sangat Nyaman dalam Situasi Sosial: Sosok otrovert bukan orang yang anti-sosial. Mereka bisa menikmati acara kumpul-kumpul dengan nyaman. Hanya saja, mereka tak menggantungkan harga diri atau identitas pribadinya pada dinamika kelompok. Mereka biasanya lebih menyukai interaksi personal yang mendalam dibanding sekadar basa-basi di kelompok besar.
- Tak Haus Validasi Sosial: Orang dengan kepribadian otrovert menyadari bahwa diri mereka mungkin terasa berbeda dari orang lain. Kendati demikian, mereka tak terdorong untuk mengejar validasi dari teman sebaya atau lingkungan sekitarnya.
Perbedaan Otrovert dengan Introvert, Ekstrovert, dan Ambivert
Untuk memahaminya secara lebih mudah, mari kita bandingkan kecenderungan otrovert dengan tipe kepribadian konvensional yang sudah kita kenal:
- Introvert: Cenderung menyukai ketenangan dan merasa energinya terkuras setelah lama bersosialisasi. Berbeda dengan introvert, seorang otrovert tak selalu mencari kesendirian.
- Ekstrovert: Mendapatkan pasokan energi saat berada di sekitar orang banyak. Seorang otrovert juga bisa sangat menikmati suasana pesta atau keramaian, tetapi mereka tak merasa wajib untuk selalu dikelilingi orang lain.
- Ambivert: Berada di titik tengah spektrum karena memiliki keseimbangan energi saat sendiri maupun di tengah kelompok. Sementara itu, otrovert berada di dimensi spektrum yang berbeda karena titik beratnya terletak pada independensi dari norma kelompok.
Hadirnya istilah otrovert tak bertujuan untuk menggantikan kategori kepribadian resmi yang sudah ada. Konsep ini lebih berfungsi sebagai pelengkap.
Artinya, seseorang bisa saja mengidentifikasi dirinya sebagai seorang introvert atau ekstrovert, tetapi di saat yang bersamaan merasa sangat cocok dengan karakter otrovert, layaknya sebuah karakter tambahan yang melengkapi kepribadian yang sudah ada.
Tinggalkan Komentar
Komentar