Kesehatan

Menkes Respons Usulan IDI soal Gaji Dokter Rp110 Juta

Menkes Budi Gunadi Sadikin buka suara soal usulan IDI terkait gaji dokter spesialis yang disebut bisa tembus Rp110 juta per bulan.

22 jam yang lalu · 2 mnt baca
menteri kesehatan, budi gunadi sadikin, tarif bpjs kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Konferensi Pers Nota Keuangan, Jakarta, Jumat (14/8). Foto oleh Periskop.id/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin merespons usulan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) soal standar pendapatan dokter spesialis yang disebut bisa mencapai Rp110 juta per bulan. Ia menyatakan usulan tersebut masih dibahas pemerintah bersama sejumlah kementerian terkait.

Budi menjelaskan, pembahasan itu melibatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Menurutnya, kesetaraan pendapatan tenaga kesehatan Indonesia dengan negara lain menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pembahasan tersebut.

"Kita sedang membicarakan dengan Kementerian PANRB, karena kan harus ada kesetaraan dengan negeri-negeri lainnya," kata Budi di Jakarta, Senin (31/8).

Ia menambahkan, kemampuan fiskal pemerintah turut jadi variabel penting sebelum kebijakan soal pendapatan dokter itu diputuskan.

Perhitungan anggaran negara, menurut Budi, tidak bisa dilepaskan dari usulan kenaikan pendapatan dokter yang diajukan IDI.

Usulan IDI sendiri mencakup standar gaji dokter spesialis hingga Rp110 juta per bulan. Angka tersebut menjadi salah satu poin utama yang diajukan organisasi profesi itu kepada pemerintah.

Pemerintah disebut masih memerlukan waktu untuk memastikan kebijakan yang nantinya diambil sejalan dengan kemampuan anggaran negara.

Budi menyebutkan, proses konsultasi dengan Kemenkeu difokuskan pada evaluasi kemampuan keuangan negara sebelum kebijakan baru diterapkan.

Ia menegaskan, langkah ini penting agar keputusan yang diambil tidak membebani fiskal pemerintah di kemudian hari.

"Kita bicarakan juga dengan Kementerian Keuangan untuk lihat kemampuan keuangannya," ujar Budi.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Budi Gunadi Sadikin, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.