Purbaya: Danantara Akan Beri Dividen Rp120 Triliun Tahun Ini
Purbaya ungkap BPI Danantara akan memberikan dividen Rp120 triliun kepada kas negara tahun ini, naik dari sekitar Rp90 triliun sebelumnya.

Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan memberikan dividen kepada kas negara mencapai Rp120 triliun pada tahun ini.
Purbaya mengatakan, keputusan mengenai besaran dividen tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
"Sekitar Rp120 triliun. Rp120 triliun. Kalau untuk yang diputuskan oleh Presiden," ujar Purbaya kepada media, Jakarta, Jumat (28/8).
Sementara itu, Purbaya mengatakan belum ada pembahasan mengenai besaran dividen yang akan diberikan BPI Danantara kepada negara pada tahun depan. Menurutnya, besaran tersebut masih bergantung pada kebijakan Presiden Prabowo.
"Belum. Ini tergantung kebijakan Pak Presiden. Tapi yang jelas itu kan bagus dengan keuntungannya meningkat," terangnya.
Purbaya menilai peningkatan dividen menjadi Rp120 triliun memberikan dampak positif bagi keuangan negara. Ia membandingkan besaran tersebut dengan dividen yang diterima pemerintah pada tahun-tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp90 triliun.
"Fiskal juga secara gak langsung diuntungkan. Kalau tahun-tahun sebelumnya saya cuma dapat 90 triliun dari dividen. Kalau meningkat ke Rp120 triliun kan bagus," tambah Purbaya.
Dengan peningkatan tersebut, Purbaya menegaskan pemerintah tidak mengalami kerugian karena pendapatan negara justru bertambah. Ia berharap kinerja dan keuntungan BPI Danantara dapat terus meningkat sehingga kontribusinya terhadap penerimaan negara semakin besar.
"Jadi saya gak rugi. Pemerintah gak rugi. Pendapatan gak rugi, malah nambah. Dan harapnya ke depan untungnya lebih besar lagi," tutup Purbaya.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Purbaya Yudhi Sadewa, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Dividen, BPI danantara, dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.