Nasional

BGN-Kemenkeu Bakal Adakan Pelatihan Kepala SPPG dan Akuntan

BGN bersama Kemenkeu latih kepala SPPG dan akuntan dapur MBG untuk digitalisasi pelaporan. Menkeu sebut skema insentif Rp6 juta akan diubah.

3 jam yang lalu · 1 mnt baca
BGN-Kemenkeu Bakal Adakan Pelatihan Kepala SPPG dan Akuntan
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan pelatihan kepada kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan akuntan yang bertugas di dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kami sepakat untuk melatih kepala SPPG dan juga akuntan di dapur-dapur tersebut agar patuh terhadap digitalisasi antara sistem akses dengan SPGN," ujar Sudaryono kepada media, Sabtu (29/8).

Sudaryono menjelaskan, pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pengelola dapur SPPG dalam menerapkan sistem digital, khususnya dalam proses pelaporan dan pertanggungjawaban pengelolaan anggaran.

"Sehingga pelaporan yang sebelumnya sulit secara manual, kini melalui sistem dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas dan mekanismenya lebih mudah," tuturnya.

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Kepala BGN Sudaryono berencana mengubah skema insentif bagi SPPG yang saat ini mencapai Rp6 juta per hari.

Purbaya mengatakan, perubahan tersebut dilakukan agar pemberian insentif lebih tepat sasaran. Namun, ia belum mengetahui secara rinci mengenai skema baru yang akan diterapkan BGN.

"Dia (Kepala BGN) bilang akan diubah supaya lebih tepat sasaran," ujar Purbaya kepada media di Jakarta, Sabtu (29/8).

Purbaya menambahkan, detail mengenai perubahan skema tersebut dapat ditanyakan langsung kepada BGN. Ia hanya memastikan bahwa Sudaryono telah menyampaikan rencana perubahan skema insentif tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Sudaryono, Badan Gizi Nasional (BGN), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.