Komoditas

PAN Minta Pemerintah Siapkan Bantalan Hadapi Kenaikan Subsidi Energi

Anggota Komisi I DPR Farah Puteri Nahlia mendorong pemerintah menyiapkan bantalan fiskal untuk mengantisipasi kenaikan subsidi energi.

1 minggu yang lalu · 2 mnt baca
PAN Minta Pemerintah Siapkan Bantalan Hadapi Kenaikan Subsidi Energi
Anggota Komisi I DPR Farah Puteri Nahlia dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027. Foto: Periskop.id/Tangkapan layar Yputube DPR RI
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Farah Puteri Nahlia mendorong pemerintah menyiapkan langkah mitigasi dan bantalan fiskal untuk mengantisipasi kenaikan subsidi energi apabila harga minyak kembali melampaui asumsi dalam APBN.

Farah mengatakan, langkah tersebut penting agar lonjakan subsidi energi tidak mempersempit ruang fiskal pemerintah untuk membiayai belanja produktif.

"Fraksi PAN mendorong pemerintah penyiapkan mitigasi dan bantalan fiskal agar kenaikan subsidi energi tidak mempersempit ruang belanja produktif apabila harga minyak kembali melampaui asumsi," ucap Farah dalam Rapat Paripurna, Jakarta, Selasa (18/8).

Adapun anggaran subsidi energi yang dialokasikan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027 mencapai Rp272,95 triliun atau meningkat 20,1% dibandingkan outlook tahun 2026 yang hanya Rp227,26 triliun.

Di sisi lain, pemerintah menetapkan target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sebesar 954 ribu barel setara minyak per hari.

Fraksi PAN menilai pencapaian target lifting tersebut membutuhkan kerja keras, terutama karena produksi migas nasional masih didominasi oleh lapangan-lapangan yang telah berusia dan mengalami penurunan produksi.

"Kami memandang pencapaian target lifting gas memerlukan kerja keras mengingat produksi nasional masih didominasi lapangan yang telah lama berproduksi," tegasnya.

Karena itu, PAN mendorong pemerintah mempercepat pengaktifan kembali sumur dan lapangan migas yang tidak aktif, meningkatkan perolehan minyak, serta mempercepat pengembangan lapangan baru.

"Fraksi PAN mendorong percepatan pengaktifan kembali sumur dan lapangan yang tidak aktif, peningkatan perolehan minyak, serta percepatan pengembangan lapangan guna meningkatkan produksi, memperkuat ketahanan energi, dan mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak," tutupnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai subsidi energi, sidang paripurna, Nota Keuangan, dan RAPBN 2027 dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.