Periskop.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta diselimuti awan tebal pada Rabu, (29/7).

Kondisi tersebut diprediksi berlangsung sejak pagi hingga siang hari sebelum cuaca berubah pada sore.

Menurut prakiraan BMKG, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan mengalami cuaca berawan tebal sekitar pukul 10.00 WIB. Kondisi itu diprediksi masih bertahan hingga memasuki siang.

Seluruh wilayah Jakarta diprakirakan berawan tebal sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari.

BMKG menjelaskan, perubahan cuaca mulai terjadi pada sore hari. Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat diprediksi hanya berawan.

Sementara itu, menurut BMKG, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan. Adapun wilayah Kepulauan Seribu diprediksi masih berada dalam kondisi berawan tebal.

Memasuki malam hari, BMKG memperkirakan cuaca di seluruh wilayah Jakarta berangsur membaik. Seluruh kawasan ibu kota diprediksi berada dalam kondisi cerah berawan.

Selain merilis prakiraan cuaca harian, BMKG juga menyampaikan hasil analisis terkait perkembangan fenomena iklim global. Fenomena El Nino diprakirakan masih bertahan hingga awal 2027.

Hasil analisis BMKG menunjukkan fenomena El Nino diprakirakan bertahan hingga awal 2027 dengan peluang 75% kategori sangat kuat.

Menurut BMKG, keberlanjutan fenomena El Nino berdampak pada berkurangnya curah hujan di sebagian wilayah Indonesia. Kondisi tersebut diprediksi berlangsung setidaknya hingga Oktober 2026.

BMKG juga memprakirakan puncak musim kemarau 2026 terjadi pada periode Juli hingga September 2026. Proyeksi tersebut menjadi bagian dari analisis iklim yang dirilis bersamaan dengan prakiraan cuaca harian.