iklan periskop
Makro

Purbaya: Dana Bencana Bisa Dicairkan Sesuai Kebutuhan, Asal Tak Di-mark Up

Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah siap mencairkan dana penanganan bencana sesuai kebutuhan BNPB, tanpa mark up anggaran.

2 jam yang lalu · 1 mnt baca
Purbaya: Dana Bencana Bisa Dicairkan Sesuai Kebutuhan, Asal Tak Di-mark Up
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan mencairkan dana penanganan bencana sesuai kebutuhan yang diajukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, ia menegaskan penggunaan anggaran tersebut tidak boleh di-mark up.

"Iya, asal jangan di-mark up aja," ujar Purbaya kepada media, Jakarta, Rabu (26/8).

Purbaya menjelaskan mekanisme penganggaran untuk penanganan bencana memang berbeda dengan belanja pemerintah pada umumnya. Hal ini karena bencana berkaitan langsung dengan keselamatan dan kehidupan masyarakat.

"Kalo untuk bencana kan approach-nya beda dengan belanja biasa. Bencana kan menyangkut hayat-hayat hidup orang yang banyak betulan, mengancam kehidupan mereka," jelas dia.

Menurutnya, pemerintah memiliki pendekatan khusus dalam menangani kebutuhan anggaran bencana. Pemerintah tidak dapat menerapkan pendekatan yang sama seperti penganggaran untuk program atau belanja rutin lainnya.

"Jadi kita akan beda approach-nya dengan program-program yang lain," tambahnya.

Sebagai informasi, Purbaya memastikan pemerintah siap menambah anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan apabila Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengajukan kebutuhan dana tambahan.

Purbaya mengatakan hingga saat ini BNPB belum menyampaikan total kebutuhan anggaran untuk penanganan karhutla. Pihaknya masih menunggu hasil asesmen BNPB mengingat penanganan kebakaran masih berlangsung.

"Itu kan kita diminta, nanti tergantung permintaan BNPB kan. Kita akan channeling lewat BNPB," ujar Purbaya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Purbaya Yudhi Sadewa, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), dan anggaran bencana dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.