Nasional

Polri Kebut Pembangunan 1.500 Dapur SPPG

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengejar target pembangunan 1.500 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi guna mendukung program makan gratis.

3 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, panen, pertanian
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Foto oleh Polri
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengejar target pembangunan 1.500 unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi secara nasional.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan target pembangunan ribuan fasilitas pengolahan makanan tersebut berjalan serentak. Jenderal Listyo menyebut ekspansi fasilitas gizi bertujuan memperluas jangkauan penerima manfaat.

"Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia," ujarnya dalam Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, Tuban, Sabtu (16/5).

Polri merancang fasilitas dapur komunal untuk memproduksi menu harian pendukung program Makan Bergizi Gratis. Polri menyasar pendirian infrastruktur dapur menjangkau berbagai lapisan masyarakat di Nusantara.

"Hal ini dilakukan guna memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi," jelasnya.

Polri memastikan setiap titik dapur pelayanan gizi menyerap tenaga kerja dari warga sekitar. Pelibatan sumber daya manusia setempat menjadi pilar utama operasional fasilitas logistik Polri.

Jenderal Listyo melaporkan Polri baru saja meresmikan 166 unit fasilitas operasional gizi baru. Penambahan fasilitas serentak tersebut menggenjot kapasitas produksi harian dapur Polri.

"Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi jutaan orang," paparnya.

Konsep pengolahan makanan Polri turut mengundang ketertarikan sejumlah lembaga luar negeri. Perwakilan Rockefeller Foundation meninjau langsung sistem kerja dapur gizi milik Polri.

Delegasi Kementerian Luar Negeri Prancis juga memantau rantai pasok dapur gizi Polri. Para delegasi menilai sistem pelayanan Polri sebagai model operasional inovatif.

Polri menjamin kelayakan konsumsi seluruh makanan hasil olahan dapur operasional. Jenderal Listyo mewajibkan penerapan standar kebersihan ketat di setiap fasilitas produksi Polri.

"SPPG Polri telah memiliki sertifikat laik higienis sanitasi serta sertifikat jaminan produk halal," tegasnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tuban, dan MBG dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.