Prabowo: Kemerdekaan Harus Terasa di Meja Makan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto tegaskan kemerdekaan belum selesai hanya karena bendera berkibar, harus terasa nyata di meja makan, ruang kelas, dan puskesmas rakyat.

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kehadiran negara harus dirasakan langsung dalam berbagai kebutuhan konkret rakyat sehari-hari. Penegasan ini disampaikan dalam Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027.
Prabowo merinci sejumlah situasi spesifik di mana kehadiran negara dibutuhkan langsung oleh masyarakat. Ia mencontohkan kebutuhan petani dan nelayan sebagai representasi dari sektor produksi rakyat.
"Negara kita hadir ketika petani membutuhkan pupuk, membutuhkan teknologi. Negara hadir ketika nelayan membutuhkan kapal dan tempat penyimpanan hasil tangkapannya," kata Prabowo dalam Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia melanjutkan dengan menyebut kebutuhan pekerja dan anak-anak sebagai kelompok lain yang harus dijangkau kehadiran negara. Prabowo menegaskan perlindungan kerja dan akses pendidikan sebagai bentuk konkret dari kehadiran tersebut.
"Negara hadir ketika buruh membutuhkan perlindungan dalam bekerja dan berkarya. Negara harus hadir ketika anak-anak membutuhkan makan bergizi dan sekolah yang baik," ujar Prabowo.
Ia menambahkan kebutuhan dasar keluarga Indonesia secara lebih luas, mencakup perumahan hingga layanan kesehatan. Prabowo menegaskan negara harus hadir dalam berbagai aspek kehidupan keluarga, termasuk pada masa-masa sulit.
"Negara harus hadir kalau keluarga membutuhkan rumah air bersih, listrik, pekerjaan, layanan kesehatan serta perlindungan pada masa sulit," tegas Prabowo.
Ia menegaskan kemerdekaan Indonesia belum sepenuhnya tuntas hanya karena bendera merah putih telah berkibar sejak 81 tahun lalu. Prabowo menyampaikan pandangan bahwa makna kemerdekaan harus terus diwujudkan dalam kehidupan nyata rakyat.
"Kemerdekaan belum selesai. Hanya karena bendera kita, bendera merah putih telah berkibar," papar Prabowo.
Ia menutup pernyataan ini dengan menyebut sejumlah ruang konkret di mana kemerdekaan seharusnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Prabowo menegaskan seluruh elemen tersebut sebagai makna sesungguhnya dari APBN sebagai alat perjuangan.
"Kemerdekaan harus terasa di meja makan rakyat kita. Kemerdekaan harus terasa di ruang kelas anak-anak kita. Kemerdekaan harus terasa di puskesmas dan di rumah sakit. Dan di masa depan setiap keluarga Indonesia," tambah Prabowo.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2027 ini digelar dalam rangka pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 DPR RI.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Sidang Tahunan MPR, dan Nota Keuangan dengan mengeklik tautan.






Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.