iklan periskop
Nasional

Prabowo Minta Pemda Turun Langsung Dengarkan Suara Rakyat

Presiden Prabowo Subianto minta pemerintah daerah turun langsung mendengarkan suara rakyat, menyoroti program pusat yang kerap tidak sampai ke masyarakat.

1 minggu yang lalu · 2 mnt baca
prabowo subianto, sidang tahunan mpr ri 2026
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026, Jakarta, Jumat (14/8). Tangkapan layar TV Parlemen
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah turut aktif mendengarkan suara rakyat, tidak hanya mengandalkan pemerintah pusat. Permintaan ini disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026.

Prabowo menegaskan kritiknya terhadap birokrasi dan tata kelola pemerintahan tidak hanya ditujukan kepada pemerintah pusat. Ia secara eksplisit menyertakan pemerintah provinsi dan kabupaten sebagai pihak yang turut bertanggung jawab.

“Dan kalau saya bicara, saya tidak hanya bicara pemerintah pusat. Justru saya bicara juga kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).

Ia mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat dan mendengarkan langsung keluhan yang mereka hadapi. Prabowo menyebut rakyat sebagai pihak pertama yang mengetahui persoalan riil di lapangan.

“Tanya rakyat, dengarkan suara rakyat. Mereka yang pertama akan menyampaikan bahwa sering program-program tidak sampai ke rakyat,” ujar Prabowo.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo sebagai kelanjutan dari kritiknya terhadap birokrasi yang berbelit dan tidak efisien. Ia menegaskan program-program pemerintah, sebaik apa pun dirancang, tidak akan berdampak jika tidak sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Prabowo menegaskan kembali prinsip dasar yang harus dipegang seluruh tingkatan pemerintahan dalam melayani rakyat. Ia menyoroti pentingnya kemudahan akses bagi masyarakat, bukan sebaliknya.

“Negara harus memudahkan rakyat, bukan mempersulit,” tegas Prabowo.

Ia menyebut persoalan program yang tidak sampai ke rakyat sebagai salah satu bentuk nyata dari birokrasi yang tidak efisien. Prabowo menegaskan hal ini perlu menjadi perhatian bersama, bukan hanya di level pusat.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo bersamaan dengan momen ia mengundang seorang petani asal Ngawi ke atas panggung sebagai representasi keberhasilan program pemerintah di lapangan. Ia menyebut kehadiran sosok tersebut sebagai bukti program yang berhasil menjangkau masyarakat.

Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 digelar menjelang peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus. Prabowo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah demi memastikan program benar-benar dirasakan oleh rakyat.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Sidang Tahunan MPR dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.