Nasional

Aksi di Depan DPR Sempat Memanas, Mahasiswa Rusak Pagar dan Bakar Ban

Ratusan mahasiswa menggelar aksi di depan DPR menuntut RUU Perampasan Aset segera disahkan. Aksi kemudian memanas dan pagar dirusak.

1 jam yang lalu · 2 mnt baca
Aksi di Depan DPR Sempat Memanas, Mahasiswa Rusak Pagar dan Bakar Ban
Pendemo dari kelompok gabungan mahasiswa memanjat pagar gedung DPR. Periskop/Rachel Farahdiba
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi berkumpul di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8). Massa menyuarakan tuntutan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan.

Berdasarkan pantauan Periskop.id sekitar pukul 15.36 WIB, mahasiswa yang mengikuti aksi berasal dari sejumlah kampus, di antaranya Universitas Terbuka, BSI, Universitas Pancasila, dan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”.

Isu mengenai percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset menjadi salah satu tuntutan utama yang disampaikan dalam aksi tersebut. Para mahasiswa secara bergantian menyampaikan aspirasi melalui orasi di depan gedung parlemen.

“RUU Perampasan Aset harus segera disahkan, tidak boleh terlalu lama,” ujar seorang orator dari salah satu kampus.

Pernyataan tersebut kemudian disambut mahasiswa lain dengan teriakan “Revolusi”. Di tengah aksi, sebagian peserta memilih duduk dan menyimak orasi yang disampaikan dari atas mobil komando.

Sejumlah mahasiswa juga membawa poster dan spanduk berisi berbagai pesan. Salah satu banner bertuliskan, “Beberapa orang memaafkan, namun kami belum tentu.”

Poster lainnya memuat tulisan bernada keras, yakni “Anak koruptor lebih haram daripada pelacur.”

Situasi aksi mulai berubah sekitar pukul 15.45 WIB. Berdasarkan pantauan Periskop.id, sebagian massa mulai merusak pagar yang berada di gerbang utama Gedung DPR/MPR RI. Sejumlah peserta juga membakar ban di depan pagar.

Dua mahasiswa terlihat memanjat pagar yang diperkirakan setinggi empat meter. Keduanya kemudian mengibarkan Bendera Merah Putih dari atas pagar tersebut.

Aksi perusakan pagar juga dilakukan sejumlah peserta lainnya. Mereka terlihat berusaha mematahkan bagian-bagian besi pagar yang dinilai menghambat akses menuju area gedung parlemen.

Pada saat yang sama, massa lainnya membakar ban tepat di depan pagar. Asap berwarna abu-abu terlihat membubung di sekitar lokasi aksi.

Di tengah situasi tersebut, sebagian mahasiswa tetap melanjutkan aksi dengan menyanyikan lagu “Buruh Tani”.

Selain aksi di depan gerbang, tembok-tembok di sekitar lokasi demonstrasi juga dipenuhi coretan yang menyindir pemerintah. Spanduk berisi tuntutan mahasiswa turut dipasang di sejumlah pagar Gedung DPR/MPR RI.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Demo Hari Ini dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.