Nasional

Dari Rp268 Triliun, Anggaran MBG Diefisienkan Jadi Rp229 Triliun, Kepala BGN: Rp117 Triliun Sudah Terserao

Realisasi anggaran MBG mencapai Rp117 triliun dari Rp229 triliun hasil efisiensi. Sebanyak 97% anggaran RAPBN 2026 dialokasikan untuk program ini.

2 jam yang lalu · 2 mnt baca
Dari Rp268 Triliun, Anggaran MBG Diefisienkan Jadi Rp229 Triliun, Kepala BGN: Rp117 Triliun Sudah Terserao
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga saat ini telah mencapai sekitar Rp117 triliun. Angka tersebut berasal dari total anggaran MBG yang telah diefisienkan menjadi sekitar Rp229 triliun.

"Sekarang ini per kemarin, kalau tidak salah per hari kemarin sudah 56% atau Rp117 triliun," ucap Sudaryono kepada media, Jakarta, dikutip Sabtu (29/8).

Dia menjelaskan, anggaran awal sebesar Rp268 triliun kemudian disisir dan diefisienkan menjadi Rp229 triliun. Dari anggaran setelah efisiensi tersebut, sekitar Rp117 triliun telah digunakan untuk pelaksanaan program MBG.

"Jadi dari Rp268 triliun itu kemudian kami sisir, kami efisiensikan menjadi Rp229 triliun. Dari Rp229 triliun itu terpakai Rp117 triliun. Jadi Rp268 triliun menjadi Rp229 triliun, ada efisiensi di situ," terang Sudaryono.

Sebelumnya, Sudaryono mengatakan alokasi anggaran sebesar Rp240 triliun yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 telah mencakup kebutuhan operasional BGN.

Ia menyebut dari total anggaran tersebut, sekitar 97% dialokasikan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sudah termasuk, Rp240 triliun itu sudah termasuk anggaran untuk operasional BGN. Jadi kalau tidak salah, yang dialokasikan sekitar 97% adalah untuk program makan bergizi," kata Sudaryono kepada media, Jakarta, Jumat (28/8).

Sementara itu, ia menyebut sekitar 3% dari total anggaran atau sekitar Rp6 triliun dialokasikan untuk kebutuhan operasional BGN. Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk fungsi pengawasan, monitoring, serta pembayaran gaji pegawai yang mendukung pelaksanaan program MBG.

"Jadi untuk operasional BGN sendiri hanya sekitar 3% dari anggaran itu. Kalau 3% dari Rp240 triliun sekitar Rp6 triliun, 6 koma sekian," jelasnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Badan Gizi Nasional (BGN), dan Makanan Bergizi Gratis dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.