Periskop.id - PT Toyota-Astra Motor resmi meluncurkan Land Cruiser 300 Hybrid EV di Indonesia melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026. Mobil ini menjadi Land Cruiser 300 pertama yang menggunakan sistem penggerak hibrida sekaligus varian paling bertenaga dalam sejarah model tersebut.
Toyota menawarkan SUV premium ini dalam dua pilihan, yakni Land Cruiser 300 Hybrid EV VX-R dan Land Cruiser 300 GR-S Hybrid EV. Keduanya memadukan kemampuan menjelajah berbagai medan dengan performa yang lebih responsif serta pengalaman berkendara lebih senyap.
Peluncuran tersebut bertepatan dengan perjalanan 75 tahun Land Cruiser sejak model Toyota BJ hadir pada 1951. Hingga Agustus 2025, keluarga Land Cruiser telah membukukan penjualan kumulatif sekitar 12,15 juta unit di lebih dari 190 negara dan wilayah.
“Selama 75 tahun, Land Cruiser terus berevolusi untuk mendengarkan masukan dan menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam, tanpa meninggalkan DNA utamanya, yaitu quality, durability, dan reliability. Dari kendaraan heavy-duty hingga lini yang menawarkan kenyamanan premium, Land Cruiser tetap mempertahankan karakter dan semangat yang menjadi fondasinya sejak awal,” kata Marketing Planning General Manager PT Toyota-Astra Motor Resha Kusuma Atmaja, Minggu (2/8).
Tenaga Tembus 457 HP dan Torsi 790 Nm
Land Cruiser 300 Hybrid EV menggabungkan mesin bensin V35A-FTS berkapasitas 3.500 cc V6 twin-turbo dengan satu motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 305 kW dan torsi 650 Nm, sedangkan motor listrik memiliki keluaran 36 kW dan torsi 250 Nm.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga sistem 341 kW atau sekitar 457 HP serta torsi 790 Nm. Toyota menyebutnya sebagai Land Cruiser paling bertenaga yang pernah dipasarkan.
Mobil ini menggunakan Parallel Hybrid System yang menempatkan motor listrik di antara mesin dan transmisi otomatis 10 percepatan. Susunan itu memungkinkan mesin dan motor bekerja secara terpisah maupun bersamaan sesuai kebutuhan tenaga dan kondisi berkendara.
Sistem secara otomatis mengatur proses menghidupkan mesin, bantuan tenaga listrik, pemulihan energi saat deselerasi, serta perpindahan ke mode EV. Dalam kondisi tertentu, kendaraan dapat melaju menggunakan motor listrik pada kecepatan di bawah 30 kilometer per jam.
Toyota juga menyematkan Electric Power Steering untuk meningkatkan presisi kemudi. Respons akselerasi model hibrida ini diklaim meningkat sekitar 40 persen dibandingkan Land Cruiser 300 bermesin diesel V6 3.300 cc twin-turbo.
Kemampuan Off-Road Tetap Dipertahankan
Penambahan teknologi hibrida tidak menghilangkan karakter utama Land Cruiser sebagai kendaraan segala medan. Mobil tersebut tetap dibekali Auto Multi-Terrain Select yang dapat membaca karakter permukaan jalan dan menyesuaikan pengendalian traksi.
Mode berkendara tersedia untuk menghadapi beragam kondisi, seperti tanah, pasir, lumpur, salju tebal, dan bebatuan. Sistem itu bekerja bersama perangkat penggerak empat roda untuk mengatur distribusi tenaga sesuai tingkat traksi yang tersedia.
Baterai hibridanya ditempatkan dalam wadah kedap air agar tidak mengurangi kapabilitas mobil ketika melintasi genangan. Toyota mempertahankan kemampuan menerjang air hingga kedalaman 700 milimeter setelah melakukan pengujian di berbagai lingkungan ekstrem.
Dari sisi tampilan, varian GR-S mendapat gril hitam dengan tulisan TOYOTA, bumper khas GR Sport, pelek berlapis hitam doff, serta emblem GR. Sementara itu, VX-R memperoleh penyegaran pada bagian bawah bumper depan dan belakang.
Harga Mulai Rp2,716 Miliar
Toyota memasarkan Land Cruiser 300 Hybrid EV dengan harga Rp2,716 miliar. Varian berpenampilan lebih sporty, Land Cruiser 300 GR-S Hybrid EV, dibanderol Rp2,816 miliar. Kedua harga tersebut berstatus on the road Jakarta.
Kehadirannya memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi Toyota di Indonesia, terutama untuk konsumen yang membutuhkan SUV premium dengan tenaga besar dan kemampuan off-road. Selain Land Cruiser hibrida, Toyota juga membawa bZ4X Touring Battery EV, Hilux Battery EV, dan Land Cruiser FJ dalam pameran tersebut.
President Director PT Toyota-Astra Motor Takuya Yokohama mengatakan perusahaan akan terus mengembangkan kendaraan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Selama 55 tahun, Toyota telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia dengan menghadirkan solusi mobilitas yang relevan. Kami akan terus mengembangkan inovasi yang memberikan kenyamanan, performa, confidence, satisfaction, dan joy dalam setiap perjalanan,” kata Takuya.
Hadir saat Pasar Mobil Hybrid Tumbuh
Peluncuran Land Cruiser 300 Hybrid EV berlangsung ketika penjualan mobil hibrida di Indonesia menunjukkan pertumbuhan. Data penjualan pabrik ke dealer mencatat 42.366 mobil hibrida terdistribusi sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 47 persen dibandingkan semester pertama 2025 yang mencapai 28.817 unit. Penjualan mobil hibrida menyumbang sekitar 9,7% dari keseluruhan pasar otomotif nasional pada paruh pertama 2026.
GIIAS 2026 sendiri berlangsung di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, hingga 9 Agustus 2026. Lebih dari 60 merek otomotif global berpartisipasi dalam pameran yang menjadi salah satu panggung utama peluncuran kendaraan dan teknologi elektrifikasi di Asia Tenggara tersebut.
Kehadiran Land Cruiser 300 Hybrid menandai perluasan teknologi elektrifikasi dari kendaraan keluarga menuju SUV premium berkemampuan off-road. Namun, sistem yang digunakan lebih berorientasi pada peningkatan tenaga, respons, dan kenyamanan dibandingkan mengejar efisiensi bahan bakar semata.
Tinggalkan Komentar
Komentar