Iklan
Pasar Modal

Morgan Stanley Borong Saham GOTO Rp10,8 Miliar

Morgan Stanley kembali memborong ratusan juta saham GOTO, hanya beberapa hari usai melepas kepemilikannya dalam jumlah besar.

Morgan Stanley Borong Saham GOTO Rp10,8 Miliar
Logo perusahaan GoTo. Foto oleh GoTo
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Morgan Stanley and Co International Plc kembali memborong saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) senilai Rp10,80 miliar. Transaksi tersebut tercatat dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan Rabu (23/9).

Berdasarkan dokumen itu, perusahaan keuangan asal Amerika Serikat tersebut membeli sekitar 400 juta saham GOTO dengan harga Rp27 per saham. Pembelian dilakukan pada perdagangan 18 September 2026.

Aksi beli ini muncul tak lama setelah Morgan Stanley melepas kepemilikan saham GOTO dalam jumlah besar. Pada 11 September 2026, perusahaan tersebut tercatat menjual sekitar 1,81 miliar saham GOTO dan meraup Rp52,14 miliar dari transaksi itu.

Penjualan pada 11 September dilakukan dalam dua tahap. Transaksi pertama melepas sekitar 1,39 miliar saham GOTO di harga Rp29 per saham.

Transaksi kedua kemudian melepas sekitar 420 juta saham GOTO dengan harga Rp28 per saham. Total dari dua transaksi penjualan itulah yang menghasilkan Rp52,14 miliar bagi Morgan Stanley.

Jika dibandingkan, nilai pembelian terbaru jauh lebih kecil dibanding hasil penjualan sebelumnya. Selisih harga jual dan beli pun cukup signifikan, dari kisaran Rp28-29 per saham saat menjual menjadi Rp27 per saham saat membeli kembali.

Di pasar saham, GOTO ditutup pada level Rp50 per saham pada perdagangan Rabu (23/9). Nilai transaksi hari itu tercatat sebesar Rp212,5 juta.

Sepanjang hari perdagangan tersebut, saham GOTO diperjualbelikan sebanyak 4,25 juta kali. Aktivitas jual beli ini mencerminkan pergerakan harga saham emiten teknologi tersebut yang fluktuatif dalam beberapa pekan terakhir.

Morgan Stanley and Co International Plc dikenal sebagai salah satu lembaga keuangan besar yang aktif bertransaksi di berbagai saham, termasuk emiten teknologi Indonesia seperti GOTO. Pola jual beli dalam rentang waktu berdekatan seperti ini kerap terjadi di pasar modal sebagai bagian dari strategi pengelolaan portofolio.

Pergerakan harga saham GOTO sendiri masih dalam kisaran rendah, jauh di bawah harga saat Morgan Stanley menjual kepemilikannya pada pertengahan September 2026. Data keterbukaan informasi ini menjadi salah satu indikator yang biasa dipantau investor untuk melihat pergerakan pemegang saham besar di emiten tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) (GOTO) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.