iklan periskop
Perdagangan

Harga Pangan 26 Agustus 2026: Cabai Rawit Tembus Rp72.250, Telur Ayam Turun 26 Agustus

Harga cabai rawit merah masih bertahan tinggi di Rp72.250 per kg, sementara telur ayam ras justru melandai ke Rp28.550 per kg pada Rabu (26/8/2026).

6 jam yang lalu · 3 mnt baca
Harga Pangan 26 Agustus 2026: Cabai Rawit Tembus Rp72.250, Telur Ayam Turun 26 Agustus
Pedagang menata cabai merah besar di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (25/5/2026). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Harga cabai rawit merah masih bertahan tinggi di angka Rp72.250 per kilogram pada Rabu (26/8/2026). Di sisi lain, harga telur ayam ras segar justru melandai ke Rp28.550 per kilogram.

Data tersebut berasal dari pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional. Selain cabai rawit merah, cabai rawit hijau dijual Rp53.000 per kilogram, sementara cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing dibanderol Rp49.950 dan Rp50.600 per kilogram.

Berbeda dengan tren cabai, harga bawang merah dan bawang putih justru kompak turun. Bawang merah kini dijual Rp36.850 per kilogram dan bawang putih Rp38.600 per kilogram, jauh dari harga Senin (24/8/2026) yang sempat menyentuh Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah menjaga stabilitas harga komoditas, termasuk cabai, sesuai Harga Acuan Penjualan dan Harga Acuan Pembelian (HAP).

"Kami hanya sedikit mengingatkan kembali bahwa tujuan kita agar harga tidak melebihi HAP. Oleh sebab itu, kita berusaha sekeras-kerasnya. Sekarang teman-teman daerah juga kami minta untuk turun ke lapangan, cek betul, dan lakukan upaya-upaya serta langkah-langkah pengendalian," kata Tomsi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (24/8).

Tomsi menjelaskan, HAP merupakan harga yang ditetapkan pemerintah sehingga wajib dijaga dan dipertahankan oleh daerah. Menurutnya, kemampuan Pemda menjaga harga sesuai acuan menjadi ukuran keberhasilan pengendalian inflasi di masing-masing wilayah.

"Ada penghargaan terhadap suatu peraturan di mana HAP tidak boleh dilanggar. Ini yang harus kita kejar sebagai suatu prestasi, demikian juga dampaknya, masyarakat akan merasakan," ujarnya.

Selain cabai dan bawang, harga bahan pangan protein juga masih fluktuatif. Daging sapi kualitas I dijual Rp151.300 per kilogram, kualitas II Rp141.700 per kilogram, dan daging ayam ras segar Rp42.600 per kilogram.

Dalam rakor yang sama, Tomsi juga menyoroti kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di 132 kabupaten/kota, terutama untuk komoditas beras, minyak goreng, dan cabai. Ia meminta pembahasan tidak berhenti pada gambaran umum, melainkan langsung menyasar daerah dan komoditas yang mengalami kenaikan agar penanganan lebih tepat sasaran.

Untuk komoditas cabai, Tomsi mendorong kementerian dan lembaga terkait bersama Pemda mempercepat program penanaman cabai rawit maupun cabai merah. Langkah tersebut, menurutnya, perlu didasarkan pada data daerah yang mengalami kenaikan harga agar intervensi benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.

Rakor pengendalian inflasi yang digelar secara hybrid itu turut dihadiri Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Sarpono, Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Yusra Egayanti, serta perwakilan Kantor Staf Kepresidenan dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

"Berikutnya berkaitan juga dengan cabai, baik cabai rawit maupun cabai merah. Teman-teman di kabupaten ini juga harusnya sudah bisa mengatasi karena dari tahun 2022 kita sudah rapat inflasi soal cabai rawit dan cabai merah, ini bukan hal yang sulit," ungkap Tomsi.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga pangan, harga cabai, harga telur ayam, dan harga beras dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.